Cakrawala News
Portal Berita Online

Bekraf Mengajak Masyarakat Pelaku Usaha Pentingnya Mengetahui HKI

0 32

SURABAYA, CAKRAWALA.CO-Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan anggota komisi X, Arzeti Bilbina mengajak masyarakat Surabaya dan Sidoarjo, untuk mengetahui pentingnya apa itu Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).  Acara yang bertemakan HKI ini berlangsung di Hotel Wyndham, Surabaya, Kamis 4 Juli 2019.

Seminar yang diikuti oleh 100 orang peserta ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, di antaranya, Direktur Fasilitasi HKI Bekraf, Robinson Sinaga, Kasubdit Advokasi HKI Bekraf, Muhammad Fauzy, Anggota Komisi X, Arzeti Bilbina, serta salah satu pelaku Ekonomi Kreatif dan pemilik rumah batik tulis Al-Huda, Bpk Nurul Huda.

Dalam sambutanya Direktur Fasilitasi HKI Bekraf, Robinson Sinaga, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Surabaya dan Sidoarjo bahwa produk ekonomi kreatif perlu mendapat perlindungan hukum dari pemerintah melalui kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

ads bukopin

“masih ada masyarakat dan pengusaha tidak peduli serta tidak paham tentang HKI. Mereka baru peduli ketika behadapan dengan masalah yang berkaitan dengan hukum, baru mereka mencari apa itu HKI,” ucapnya.

Masih dikatakan Robinson, untuk menanggulangi maraknya pembajakan HKI, Bekraf memfasilitasi masyarakat Surabaya dan Sidoarjo pendaftaran HKI gratis.

Nurul Huda, pelaku usaha industri kreatif tersukses asal Sidoarjo (nomor dua dari kanan).

“Jika Bapak dan Ibu ingin mengetahui HKI itu apa, sekarang dengan mudah dapat di liat di handphone masing-masing. Caranya tinggal diunduh bagi pengguna android melalui google play store. Aplikasi Bekraf IPR Informastion in Mobile Application (BIIMA),” Ujarnya.

Sesuai namanya aplikasi ini berfungsi memberikan wawasan atau tanya jawab seputar hak cipta, paten merek dan kekeyaan intelektual. Di dalamnya dicantumkan berbagai kriteria agar suatu produk, baik itu berupa karya seni atau makanan bisa dipatenkan.

Sementara itu Arzeti Bilbina mengatakan kita mengetahui tiga subskektor yang memberikan kontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi kreatif yaitu kuliner, fashion dan kerajian.

“menurut survei ekonomi 2016 dari badan pusat statistic menunjukan bahwa Surabaya mempunyai jumlah usaha ekonomi kreatif dengan jaringan usaha tunggal mencapai terbesar di Indonesia mencapai 6,41%. Perkembangan UMKM, Starup, dan juga industry rumahan yang di kota Pahlawan ini menunjukan bahawa kota ini ramah investor,” tutur Ibu tiga anak ini yang baru saja memenangkan kompetisi Pemilu Legeslatif  untuk priode 2019-2024, di Dapil satu Jawa Timur.  (win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.