Cakrawala News
Portal Berita Online

BEI Tiadakan Pasar Negosiasi Pada Pembukaan Pasar Hari Ini

0 21

JAKARTA, CAKRAWALA.CO    Untuk menjaga keberlangsungan pasar agar tetap kondusif, Bursa Efek Indonesia pada tanggal 10 Maret 2020 menerbitkan SK Kep 00024/BEI/03-2020 mengenai pemberlakuan pembekuan sementara (Trading Halt) selama 30 menit jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 5% yang jika berlanjut hingga IHSG turun lebih dari 10% akan diberlakukan pembekuan sementara berikutnya selama 30 menit.

SK tersebut juga mengatur tentang penghentian perdagangan (Trading Suspend) jika IHSG turun lebih dari 15%. Bursa Efek Indonesia juga mengeluarkan aturan penolakan otomatis (Auto Rejection) dengan ketentuan yang disesuaikan dengan kondisi pasar dan harga saham.

Pada perdagangan Kamis (12/3/2020), pembekuan sementara perdagangan diberlakukan kurang dari 30 menit sebelum penutupan bursa, ketika IHSG turun lebih dari 5%. IHSG ditutup pada level 4,898.748. Ini merupakan level terendah dalam 3 tahun terakhir. Menyusul kondisi tersebut, Bursa Efek Indonesia meniadakan pasar negosiasi pada pembukaan pasar hari ini.

ads bukopin

Kondisi ini, tidak terlepas dari serangan Virus Corona yang mengguncang dunia. Hampir semua bursa dunia cukup tertekan menyusul ditetapkannya wabah COVID-19 sebagai pandemi dunia oleh WHO.

Ketidakjelasan bentuk stimulus ekonomi yang akan diberikan negara-negara maju seperti Amerika Serikat meningkatkan ketidakpastian pasar. Beberapa negara berusaha mencegah perluasan wabah COVID-19 dengan menutup arus masuk dari beberapa negara yang dinilai berisiko tinggi.

Ditengah tingginya ketidakpastian saat ini, masyarakat disarankan untuk tidak panik, tetap tenang dan terus berinvestasi sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasinya.

Di dalam negeri sendiri, saham-saham dari sektor yang sifatnya defensif seperti konsumsi, kesehatan dan komunikasi diharapkan dapat menurunkan volatilitas nilai dana investasi saham.

Dalam jangka panjang kondisi makro ekonomi Indonesia masih cukup kuat dan stabil. Komponen konsumsi domestik diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi kedepannya. Pemerintah telah mengumumkan sejumlah stimulus fiskal termasuk diantaranya insentif pajak penghasilan untuk menjaga daya beli masyarakat.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.