Cakrawala News
Portal Berita Online

Begini Cerita Polisi Ungkap Penyelundupan Paket Sabu Melalui Jasa Pengiriman di Batam

0 392
BATAM, CAKRAWALA.CO – NP, warga Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) dibekuk aparat Polda Kepri setelah ketahuan memiliki 1 kotak yang berisikan lima bungkus paket narkoba jenis sabu.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan NP ditangkap pada Kamis (22/10/2020) lalu sekitar pukul 10.00 WIB.

 

“Dari tersangka NP didapatkan 1 (satu) kotak bewarna coklat yang berisi 5 (lima) bungkus serbuk Kristal yang diduga narkotika jenis sabu seberat 522 (lima ratus dua puluh dua) gram,” kata Kombes Pol Harry Goldenheardt yang didampingi Wadir Resnarkoba Polda Kepri AKBP Dasmin Ginting dan Kepala Bidang Penindakan Dan Penyidikan Bea Cukai Kota Batam Iwan Kurniawan, Senin (2/11/20 /) kemarin.

 

Menurut dia, NP tersangka mendapatkan informasi melalui layanan pesan WhatsApp dari tersangka SB untuk mengambil kiriman barang narkotika jenis sabu melalui jasa ekspedisi.
Selain dari hasil pengungkapan tersebut tim opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan pengembangan dan sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tersangka SB.

 

Kemudian tidak hanya sampai disitu, Kabid Humas Polda Kepri menjelaskan bahwa pada tanggal 25 Oktober 2020 tim Ditresnarkoba Polda Kepri bekerja sama dengan Bea dan Cukai Kota Batam berhasil mendapatkan paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan nama penerima berinisial N.
“Kemudian setelah paket pajak diperoleh Barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu seberat 531 (lima ratus tiga puluh satu) gram,” ungkapnya.

 

Selanjutnya, kata Kombes Pol Harry, terakhir pada tanggal 28 Oktober sekitar pukul 13.00 wib, Bea dan Cukai Kota Batam berhasil mengamankan 2 (dua) orang tersangka atas nama berinisial FR dan DS.

 

Dari kedua tersangka FR dan DS berhasil diamankan barang yang berisikan diduga narkotika jenis sabu masing-masing seberat 500 gram dengan total keseluruhan seberat 1 Kg.

 

Kemudian tim dari Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan koordinasi dengan Bea dan Cukai Kota Batam untuk dilakukan pengembangan.

 

“Untuk kasus yang terakhir ini tersangka mengunakan transportasi laut dari batam yaitu KM. Kelud Tujuan Tanjung Priok Jakarta,” jelas Kabid Humas Polda Kepri.

 

Lanjut Kombes Pol Harry, pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 17.00 petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri melakukan pengembangan dan pemeliharaan 1 (satu) orang laki-laki atas nama berinisial R karena diduga keras merupakan orang yang memerintahkan tersangka FR dan DS untuk mengantar sabu ke Jakarta.

 

“Atas perbuatanya para tersangka diterapkan UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan / atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan Ancaman Pidana mati / Penjara hidup hidup, atau paling singkat 6 Tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp.10.000.000.000, – (sepuluh miliar rupiah) + 1/3 (sepertiga), “terangnya. (Fik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.