Cakrawala News
Portal Berita Online

Baznas Rakernas Di Yogyakarta Bahas Dana Abadi Untuk Kebencanaan

0

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) mulai hari Senin ( 10-1-2022) hingga Rabu (12/1/2022) menggelar rapat kerja nasional di Yogyakarta. Salah satunya membahas mengenai wacana realisasi dana abadi sektor kebencanaan.

Dalam keterangan pers yang digelar di sela – sela rakernas Ketua Baznas , KH Noor Achmad menjelaskan bahwa dana abadi kebencanaan yang digagasnya ini menjadi solusi progresif untuk merespon berbagai potensi bencana, baik itu alam, maupun non alam yang rawan terjadi di Indonesia.

” Dapat kami jelaskan bahwa dana abadi kita kumpulkan dari infak, sedekah, dan CSR perusahaan-perusahaan, yang kemudian diobligasikan, didepositokan. Bagi hasilnya bisa dimanfaatkan untuk penanggulangan bencana tanah air,” ungkap KH Noor Achmad.

Lebih lanjut dikatakan, terkadang muncul situasi bencana yang diharuskan secepatnya memperoleh penanganan, tetapi urung terlaksana karena pencairan APBN butuh waktu.

” Untuk memberi keamanan dan kenyamanan dalam berkarya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) siap-siap mengumpulkan dana abadi. Sehingga kalau ada musibah atau orang yang perlu bantuan, Baznas bisa langsung memberi bantuan tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Berkaitan dengan itu, imbuh KH Noor Achmad, Baznas siap mengumpulkan dana abadi yang nantinya juga bisa digunakan dengan cepat untuk mengatasi persoalan bencana dan pendidikan di Indonesia. Karena tujuan dari Baznas, salah satunya adalah mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, dana abadi akan mulai dihimpun mulai tahun 2022 ini dari masyarakat.

” Ini yang bisa melakukan adalah Baznas, karena Baznas adalah lembaga pemerintah non struktural yang memang ditugaskan untuk kepentingan ini,” terang Noor.

Ditegaskannya, dana tersebut, nantinya dapat digunakan untuk membantu seluruh masyarakat di seantero tanah air, tanpa memandang latar belakang agamanya sekalipun. Sehingga, manfaatnya dirasakan semua lapisan.

“Nah, ini dana yang asalnya dari masyarakat, kemudian peruntukannya juga untuk masyarakat. Begitu insiden itu terjadi, kita siap, anggarannya sudah ada. Jadi, bisa kami pastikan, ini bakal lebih progresif,” ungkapnya.

Berdasarkan hal tersebut, Baznas berkonsolidasi, untuk merancang program nasional bersama Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota. Agar penanganan bencana maupun bantuan kepada masyarakat bisa terkoordinasi dan terjadwal dengan baik.

“Jujur saja kita selama ini, belum punya dana abadi untuk penanggulangan bencana. Hal inilah mengapa Baznas, perlu segera ada dana abadi untuk kebencanaan dan pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Zakat Baznas , Ahmad Sudrajat mengatakan, pemanfaatan bagi hasil yang berasal dari dana abadi, untuk penanggulangan kebencanaan, dipastikan tidak menyalahi aturan.

” Penggunaan zakat bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan umum, termasuk untuk sektor kebencanaan juga,” pungkas Ahmad Sudrajat. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.