Cakrawala News
Portal Berita Online

Bawaslu Rembang Tangani 2 Sengketa Proses Pemilu, Satu Berakhir Dengan Mediasi

1

REMBANG, JATENG, CAKRAWALA.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang menanganai dua gugatan sengketa Proses Pemilu yang diajukan Partai Hanura dan Nasdem.

Terkait gugatan sengketa yang diajukan Partai Hanura, Bawaslu Rembang hingga Senin (27/8/2018) masih menggelar sidang adjudikasi.

Partai Hanura Kabupaten Rembang mengajukan gugatan sengketa atas gagalnya Ketua Hanura, Nur Hasan maju sebagai Calon Legislatif (Caleg).

ads bukopin

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Rembang, Amin Fauzi mengatakan, persidangan adjudikasi sudah digelar sejak Kamis (23/08/2018) di ruang pertemuan Kantor Bawaslu.

“Setelah mediasi gagal, kita lanjutkan sidang ajudikasi. Sidang pertama, dengan agenda mendengarkan keterangan kedua belah pihak. Sidang kedua dengan agenda pemeriksaan bukti-bukti. Hari ini, Senin (27/8/2018), sidang ajudikasi memasuki tahapan kesimpulan masing masing pihak. Rencananya, sidang ajudikasi terakhir kita laksanakan hari Rabu tgl 29 Agustus 2018 dengan agenda pembacaan keputusan,” terang Amin, Senin (27/8/2018).

Gugatan sengketa proses Pemilu bermula saat Ketua DPC Partai Hanura, Nurhasan, tak terima namanya dicoret dari Daftar Caleg Sementara oleh KPU Rembang.

KPU Rembang berargumen, berdasarkan SP KPU RI No 742, bahwa bakal Caleg yang menyandang status mantan narapidana narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, dan mantan napi korupsi masuk daftar Caleg yang tidak memenuhi syarat atau (TMS).

Nurhasan sendiri merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Rembang. Ia pernah terjerat kasus korupsi dana hibah musala tahun 2013, yang merugikan negara hingga Rp 40 juta.

Majelis hakim memvonis hukuman penjara selama satu tahun dan denda sebesar Rp 20 juta, subsider satu bulan kurungan.

Sedangkan gugatan sengketa yang diajukan Partai Nasdem, Bawaslu Rembang telah menyelesaikannya melalui proses mediasi.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang mengabulkan permohonan sengketa Partai Nasdem terkait gagalnya Suparman sebagai bakal calon legislatif Partai Nasdem untuk Daerah Pemilihan Rembang VII yang meliputi Kecamatan Sumber dan Kaliori.

Sebelumnya, oleh KPU Rembang, Suparman dianggap tidak memenuhi syarat sebagai caleg sehingga namanya tidak masuk di daftar caleg sementara (DCS). Penyebabnya, hingga batas akhir perbaikan berkas, yang bersangkutan belum melengkapi surat keterangan sehat jasmani, dan rohani serta bebas Narkoba sebagaimana disyaratakan.

“Untuk gugatan sengketa Partai Nasdem, mediasi membuahkan hasil. KPU Rembang memutuskan menerima berkas persyaratan Suparman sehingga yang bersangkutan dinyatakan lolos dan masuk DCS. Selanjutnya KPU akan memasukkan nama Suparman dalam Daftar Caleg Sementara sebagai bakal calon peserta Pilleg 2019. Selain itu, KPU akan menerbitkan SK DCS Perubahan, untuk diumumkan kepada masyarakat,” tambah Amin. (Tarom/Zen)

Comments are closed.