Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Bawaslu Maluku Utara Temukan 18.209 Data DP4 Bermasalah di 7 Kabupaten/Kota

0 24

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu),Provinsi Maluku Utara menemukan sebanyak 18.209 jiwa data pemilih di 7 Kabupaten/Kota bermasalah dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu atau (DP4) jelang  Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Rekapan data pemilih itu Tidak Memenuhi Syarat atau (TMS). Hasil analisa Pilkada 2020 Bawaslu, di 7 Kabupaten dan kota minus Kabupaten Sula  masih dalam proses. Sejumlah fariabel yang diperoleh Bawalu Malut masih ada terdapat 4.667 orang telah meninggal dunia masuk dalam DP4.

“Data tersebut analisa sementara karena semua data belum diinput seluruhnya, termasuk kabupaten Sula yang belum seluruhnya,”kata Ketua Bawaslu maluku Utara, Muksin Amrin kepada wartawan usai melakukan rakor persiapan pengawasan Coklit dengan sejumlah Koordinator Divisi (Kordiv) PHL Bawaslu kabupaten dan kota di Kantor Bawaslu Malut, Senin (13/7/2020).

Dari temuan itu, kata Muksin, beberapa fariabel dari 1.032 jumlah desa dan kelurahan terdapat jumlah pemilih tidak dikenal 1.771.

“Jumlah pemilih tidak dikenal ini ada nama di DP4 tetapi orang tidak ada,”kata Muksin Amrin.

Selanjutnya jumlah pemilih yang meninggal 4.667, jumlah pemilih anggota TNI/Polri sebanyak 249 orang, jumlah pemilih bukan penduduk setempat sebanyak 998 orang, jumlah pemilih ganda sebanyak 4.737 orang, jumlah pemilih dibawah umur sebanyak 214 orang.

“Sedangkan jumlah pemilih ganda yang ditemukan kata Muksin Amrin jumlah pemilih pindah domisili sebanyak 5.573 orang, sehingga total data Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 18.209 orang,”akui Muksin.

Muksin menyatakan, temuan sementara yang sedang dilakukan oleh pihaknya adalah pengecekan dari Bawaslu kabupaten dan kota yang nantinya secara keseluruan akan direkomendasikan ke KPU untuk dilakukan perbaikan sebelum masuk ke Daftar Pemilih Sementara (DPS).

“Kendala teman-teman Bawaslu Kabupaten Kota karena data DP4 yang diopload dari Bawaslu RI terkendala jaringan internet, sementara kota Ternate baru melakukan analisa karena baru selesai melakukan Verifikasi factual (Verfak) calon perseorangan,”Tutup Muksin Amrin.*** (IVN/ID)

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: