Bawaslu Kabupaten/Kota di Maluku Mulai Rekrut Pengawas TPS

AMBON, MALUKU, CAKRAWALA.CO-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku mulai melakukan perekrutan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pemilu 2019.

Bawaslu Kota Ambon misalnya, akan merekrut Pengawas TPS (PTPS) sebanyak 931 orang yang tersebar di 5 Kecamatan dan 50 Desa/Kelurahan.

Devisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Ambon, Daim Rahwarin, yang mendampingi komisioner Bawaslu Provinsi Maluku saat supervisi di beberapa kecamatan di Kota Ambon senin (11/2) mengatakan proses rekrutmen pengawas TPS sudah dilakukan hari ini.

“Pendaftarannya akan dibuka pada tanggal 11-21 Februari, tanggal 27 februari hingga 1 maret  2019 pengumuman calon Pengawas TPS dan tanggapan serta masukan dari masyarakat, penetapan tanggal 8-12 Maret dan Pelantikan dan Bimtek pada tanggal 25 Maret 2019 mendatang”, ungkap Rahwarin.

Ia juga mempertegas proses rekrutmen Pengawas TPS bahwa harus independen dan tidak boleh memihak atau terlibat berpolitik praktis pada pemilu 2019. Serta PTPS harus warga setempat yang berada di TPS tersebut agar ia bisa mengenal warganya saat proses pencoblosan dilakukan.

“kita lagi tegas agar PTPS yang ditekrut itu jangan bagian dari tim sukses calon tertentu, bukan saja dari syarat umur tp semua harus diperhatikan dari latar belakang pribadi, jangan sampai dia terlibat atau jadi timsus dari caleg atau presiden tertentu”, tegasnya

Sementara di Kabupaten Seram Bagian Timur, Bawaslu merekrut Pengawas TPS (PTPS) sebanyak 467 orang yang tersebar di 15 Kecamatan dan 198 Desa.

Devisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Seram Bagian Timur,Syarifudin Rumbori, saat melakukan supervisi di Panwas Kecamatan Bula di senin tadi mengatakan proses rekrutmen pengawas TPS sudah dilakukan oleh panwascam setempat. Warga sudah mulai mendaftar diri untuk terlibat dalam PTPS.

Penerimaan Pendaftaran PTPS di Kantor Panwas Kecamatan Bula. (senin, 11/2). IST.

Yusran Rumain, Devisi SDM Panwas Kecamatan Bula selaku Ketua Pokja penerimaan PTPS setelah dikonfirmasi mengakui bahwa pada hari pertama pembukaan pendaftaran PTPS antusias warga di Kecamata Bula mulai mendatangi kantor panwascam untuk mengambil formulir pendaftaran.

“Hari pertama pembukaan pendaftaran, sudah 32 orang mengambil formulir pendaftaran dari 62 PTPS yang dibutuhkan, yang tersebar di 10 Desa di Kecamatan Bula”, ungkap Rumain.

Ia juga menambahkan, pembentukan PTPS ini bertujuan sebagai upaya untuk memaksimalkan kerja pengawasan dalam tahapan pemilu terutama yang berkaitan dengan pemungutan dan penghitungan agar hasilnya akuntabel dan tidak ada pelanggaran yang terjadi dalam prosesnya sebagaimana amanat Undang-Undang Pemilu.

Sekedar diketahui jelas Rumain, masa tugas pengawas TPS selama satu bulan, yakni 21 hari sebelum hari pemungutan suara dan 7 hari setelahnya.

Tiap TPS bakal ditempatkan satu orang PTPS. Pengawas TPS bertugas mencatat daftar pemilih di TPS bersangkutan. Termasuk memastikan lokasi TPS mudah dijangkau oleh pemilih, khususnya untuk pemilih disabilitas.

“Pengawas TPS juga bakal menerima salinan C1 dari KPPS, yang isinya sama dengan hasil rekapitulasi C1 plano dan sama dengan yang disampaikan dengan para saksi pasangan calon”, jelas rumain. ***Lee.

Facebook Comments