Cakrawala News
Portal Berita Online

Bawaslu Cianjur Terus Dalami Laporan Hadi Muhidin

0 563

CIANJUR, CAKRAWALA.CO- BAWASLU Cianjur, Jawa Barat masih memeriksa Hadi Muhidin terkait laporanya ke Bawaslu RI adanya dugaan kecurangan Pilkada yang dilakukan Pasangan H Herman Suherman- TB Mulyana Syahrudin.

Hadi Muhidin yang datang bersama sejumlah Tim Advokasi Pilkada bersih langsung dimintai keterangan di ruangan Sentra Gakumdu Bawaslu Cianjur.

Hadi didamping tim advokasi datang ke Bawaslu Cianjur memberikan keterangan klarifikasi tambahan yang diperlukan penyidik dalam melengkapi berkas pemeriksaan yang telah disampaikan sebelumnya.

Hadi Muhidin sedang memberikan keterangan di Kantor Bawaslu Cianjur

Menurut Unang Margana, hari ini kliennya saksi pelapor, Hadi Muhidin diminta untuk memberikan klarifikasi tambahan atas laporan dugaan pelanggaran undang-undang Nomor 10 tahun 2016 pasal 71 ayat 3 pada Pilkada tahun 2020 di Kabupaten Cianjur.

“Sejak dari proses pemeriksaan, kami sudah menyerahkan bukti bukti dan saksi saksi untuk dikaji, apakah terpenuhi pelanggaran atas pasal 73 ayat 3 dengan adanya indikasi terkait dengan penyalahgunaan kewenangan,” ungkap Unang Margana, Senin (21/12/2020).

Menurut Mantan Komisioner KPUD Cianjur periode 2003-2012 itu mengatakan, dalam laporannya ke Bawaslu RI pasangan Herman Suherman-TB Mulyana diduga menggunakan perangkat pemerintahan dan melibatkan ASN dalam proses pemenangan.

“Ada indikasi dengan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan Herman Suherman sebagai Plt Bupati Cianjur terkait program dan kegiatan khususnya dengan pelibatan RT/RW untuk memenangkan petahana, ini terjadinya hampir merata di seluruh Kabupaten Cianjur,” kata Unang Margana.

Dikatakan Unang, sebagai kuasa hukum dari tim advokasi Pilkada bersih, pihaknya mendampingi hingga proses pemeriksaan.

“Semua hasil pemeriksaan ada di pihak Bawaslu Cianjur. Dan kami laporkan ke Bawaslu tidak di semua Kecamatan, tapi hanya beberapa kecamatan saja,”paparnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Petahana Calon Bupati Cianjur Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin dilaporkan ke Bawaslu karena diduga melakukan kecurangan dalam Pilkada serentak pada 9 Desember lalu. Dalam laporan yang dilayangkan, Herman-TB Mulyana disebut sudah menggunakan perangkat pemerintahan dan melibatkan ASN dalam proses pemenangan mereka.***(d_hen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.