Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Bawa Ratusan Prajurit Dan Penari,Keraton Solo Siap Sukseskan Festival Keraton Ke 13 Di Palopo

0 184

SOLO CAKRAWALA.CO,-Melalui Lembaga Dewan Adat (LDA), Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat,pastIkan mengikuti Festival Keraton Nusantara (FKN) Ke-13 yang akan digelar di Kedatuan Luwu, Palopo, Sulawesi Selatan 9-13 September 2019 mendatang.

Pangageng Sasana Wilopo Kraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandansari atau biasa disapa  Gusti Moeng,senin (01/7/19)mengungkapkan, segala persiapan juga akan dilakukan selama dua bulan kedepan untuk berpartisipasi dan menyukseskan even budaya bertema ”Pelestarian Nilai Budaya melalui Sinergitas Pemerintah dan Keraton Guna Meningkatkan Kualitas Industri Pariwisata dan Kearifan lokal tersebut,”jelasnya.

Nantinya . Dalam festival tersebut,Kraton Surakarta Melalui Lembaga Dewan Adat (LDA),akan membawa sekitar 100 orang meliputi prajurit juga penari,selain mengikuti  karnaval juga akan mendirikan  stand untuk mempromosikan budaya dan pariwisata,”terangnya.

Gusti Moeng, yang juga Sekjen Forum Komunikasi Informasi Keraton Nusantara (FKIKN), menegaskan,untuk mengikuti acara budaya dengan membawa personil yang tidak sedikit pastinya memerlukan dana yang cukup besar. Namun baginya keinginan untuk melestarikan budaya jauh lebih besar dan tidak bisa diukur secara materi. “Sumber dananya dari Lembaga Dewan Adat (LDA) Kraton Kasunanan Surakarta dan kami para Sentana patungan untuk membiayai kegiatan promosi kota Solo dari sektor budaya.Festival Keraton Nusantara (FKN) ini gelar sebagai ajang silaturrahmi para Raja, Sultan Datu se-Nusantara dengan pemerintah. serta Meningkatkan Kualitas Industri Pariwisata dan Kearifan local,”ungkapnya.

Saat ini sekitar 49 kerajaan yang masuk dalam Forum Komunikasi Informasi Keraton Nusantara (FKIKN) Dan semuanya masih ada wujudnya berupa keraton atau kasultananannya. FKN sendiri pertama kalinya di selenggarakan di kota Solo pada 1-7 juli tahun 1995 silam.
Ada beberapa kriteria untuk masuk dalam keanggotaan FKIKN yaitu Keraton maupun kasultannnya masih ada, masyarakat adatnya masih ada, budayanya juga masih ada atau living heritage masih terjaga,” jelas Gusti Moeng.

Gusti Moeng menambahkan,perlunya pelestarian adat tradisi budaya lokal guna menunjang kepariwisataan Nasional. Sehingga kegiatan Festival Keraton Nusantara ini dianggap dapat memberikan hal-hal positif terhadap pelestarian nilai-nilai budaya serta memberikan wawasan terhadap kebangsaan. Mempererat hubungan kebangsaan dengan berbagai suku bangsa di Indonesia,”Juga menjunjung tinggi kebhinnekaan dari berbagai keberagaman budaya nusantara dalam mewujudkan persatuan bangsa dan  melestarikan adat tradisi budaya lokal se Nusantara,”Jelasnya. ..AgB

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.