Cakrawala News
Portal Berita Online

Bareskrim Musnahkan 3,5 Ton Wortel Ilegal di Gresik

114

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (DIT Tipideksus) Bareskrim Polri Subdit III TPPU/Money Laundering memusnahkan 3,5 Ton Ubi Wortel sebagai barang bukti tindak pidana Hortikultura di Area PT. Exellent Kencana Desa Kesamben Wetan Kecamatan Driyorejo, Rabu (08/10/2017).

3,5 Ton Wortel yang ada di 52 Karung dan 172 Dus tersebut dipimpin oleh Kepala Subdit III TPPU/Money Laundering Bareskrim Mabes Polri, Kombespol Jamaludin dengan cara dikubur dalam tanah.

Menurut Kombespol Jamaludin, kegiatan pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil laporan masyarakat bahwa sekitar 2 Bulan yang lalu telah ditemukan panen wortel di Malang Jawa Timur dan Banjarnegara Jawa Tengah yang diketahui bibitnya berasal dari Negara China (Tiongkok) yang tidak ada ijin pengimporan.

“Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan dari barang-barang ilegal dari luar tanpa ijin, barang yang tidak terverifikasi hingga dikhawatirkan menimbulkan bahaya penyakit ,” ujarnya.

Sementara, Kepala Balai Besar Karantina Surabaya, Musyafak mengatakan kegaiatan ini sangat vital karena untuk mencegah hal-hal yang merugikan rakyat Indonesia. Salah satunya Penyakit hitoplasma kalau sampai masuk Indonesia bisa merugikan negara ribuan triliun.

“Banyak masyarakat dan instansi kurang care karena nilainya tidak seberapa namun kerugian luar biasa karena berdampak pada ketahanan pangan yang sangat negatif,” katanya.

Untuk hasil uji laboratorium di Karantina Surabaya, lanjut Musyafak, tidak ditemukan bahaya apapun secara ilmiah dari barang bukti Ubi Wortel benih dari Negara China tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan pemusnahan ini, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Driyorejo diantaranya Kapolsek Driyorejo Kompol Sukri, Danramil 0817/01 Driyorejo yang diwakili Bamin Tuud Serka Rudy, Manajement PT. Exellent Kencana dan karyawannya. (Zen)

Comments are closed.