Cakrawala News
Portal Berita Online

Banjir Tak Kunjung Surut, Menteri PUPR: ‘Evaluasi System Pompa Air dan Pengelolanya’

Banjir Tak Kunjung Surut, Underpass Ghandhi School Kemayoran Terendam Air (Foto: Irvan Siagian / Cakrawala.co)

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Banjir Underpass Ghandhi School Kemayoran menjadi perhatian khusus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

“Dua hal yang pertama saya harus membantu mengeringkan air di sini. Dan yang kedua mengevaluasi karena pompa tenggelam terus,” jelas Menteri PUPR kepada Wartawan di lokasi sekitar pukul 10.40 Wib, Sabtu (25/01/2020).

Pak Menteri ini miris melihat kondisi Underpass Gandhi School banjir hingga 5 meter atau 8.000 meter kubik. Lantaran perlintasan jalan yang melintasi dua wilayah antara Kemayoran Jakarta Pusat dan Pademangan Jakarta Utara ini tak kunjung surut.

Meskipun sudah dilakukan penyedotan dari petugas Gulkarmat dan Sumber Daya Air (SDA) pada, Jumat (24/01/2020) kemarin.

“Saya tidak akan ke sini kalau kondisi Underpass ini tidak Banjir,” ungkapnya.

Basoeki mengatakan, kehadiran dirinya karena mendapat laporan. Sejak banjir dipompa kemarin hanya turun 70 cm.

“Something, dipompa masih tidak surut. Pasti ada air yang masuk ke sini dan drainase systemnya perlu ada modifikasi dengan penyiapkan pompa-pompa yang baik agar tidak terlambat mengoperasikan pompa,” tandasnya.

Ia juga heran karena laporan banjr di Underpass Gandhi School Kemayoran setiap tahun kondisi nya seringkali banjir. Padahal, kata Basoeki debit air yang saat sekitar 8.000 meter kubik hanya membutuhkan 10 jam untuk menyedot.

“Ini Ibukota negara, banjir besar seperti ini harus koordinasi dengan cepat untuk penanganannya. Kita akan evaluasi dengan program jangka pendek dan jangka panjang termasuk system dan pengelola nya,” tandasnya.

Sementara, Kasektor Gulkarmat Kecamatan Kemayoran, Unggul Wibowo menerangkan, pihaknya sudah membantu mengeringkan air di Underpass Gandhi School pada hari Kamis dan Jumat.”Kami mulai bekerja membantu penyedotan air pada hari kamis malam dan Jumat pagi,” singkatnya.

Sekadar diketahui, pompa air yang terendam banjir di Underpass Gandhi School merupakan pengelolaan Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) Sekretariat Negara (Sekneg) RI. (Van)

%d bloggers like this: