Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Banjir Masih Menggenangi Ribuan Rumah di Sayung Demak

DEMAK JATENG CAKRAWALA.CO, – Ribuan rumah di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, masih terendam banjir. Sejumlah desa yang tergenang antara lain desa Sayung, Prampelan dan Kalisari. Hingga Minggu (25/2/2018) ketinggian air mencapai setengah Meter. Banjir juga merendam akses jalan antar desa, sehingga mengakibatkan akses jalan antar desa menjadi terganggu.

Meski rumahnya tergenang, namun warga masih bertahan di dalam rumah masing masing. Warga mengaku bertahan di dalam rumah karena alasan sudah terbiasa tinggal di atas genangan banjir. “Setiap datang musim hujan, warga kami selalu kebanjiran”, kata Ismail, ketua RT 01 RW 04, di Dukuh SayungTempe, Desa Sayung, Demak.

Namun karena tidak bisa memasak, warga korban banjir masih mendapatkan bantuan makanan dari dapur umum, yang didirikan di Posko Bencana Alam, di Kantor Kepala Desa Sayung. Kepala Desa Sayung, Munawir menyatakan kehadiran Posko Bencana Alam sangat membantu warga, khususnya mengatasi kebutuhan makanan dan obat obatan yang dibutuhkan warga korban banjir. “Alhamdulillah, hingga saat ini, bantuan dari berbagai pihak masih terus mengalir, sehingga warga kami bisa bertahan di atas genangan banjir”, ungkap Munawir.

Sementara itu, warga yang menderita sakit, seperti demam, diare dan gatal gatal ditangani petugas dari puskesmas yang bertugas di posko Bencana Alam. Munawir mengungkapkan setiap hari setidak ada 3 sampai 5 warga yang datang ke posko karena adanya gangguan kesehatan.

Masih turunnya hujan, mengakibatkan warga khawatir genangan banjir meninggi lagi. Warga berharap pemerintah mengatasi banjir ini dengan merealisasikan proyek peninggian talut sungai dombo. Banjir di kawasan Sayung, Demak ini disebabkan oleh meluapnya sungai dombo, setelah tidak mampu menerima kiriman air dari kawasan Kabupaten Semarang dan Kota Demak bagian Selatan. “Jika pendangkalan sungai dombo dikeruk dan talut sungai ditinggikan, mudah mudahan banjir di desa kami bisa teratasi”, kata Munawir. (ARIF)

Facebook Comments
%d bloggers like this: