Cakrawala News
Portal Berita Online

Banjir Madiun, Ratusan Hektar Sawah di 4 Kecamatan Terancam Gagal Panen

0 28

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Ratusan hektar sawah milik petani di empat Kecamatan, yang ada di Kabupaten Madiun, hancur dan terancam gagal panen. Yakni Kecamatan Pilangkenceng, Wonoasri, Madiun, dan Balerejo. Hal ini dampak dari banjir luapan air sungai piring, bercampur lumpur dan sampah yang menerjang persawahan daerah setempat, Selasa dini hari, 14 April 2020 lalu.

Akad, salah seorang petani Desa Garon, Kecamatan Belerejo mengaku merugi, karena sedikitnya 2 hektar tanaman padi miliknya terancam bakal gagal panen, akibat terjangan banjir ini. Akad terpaksa mengikat tanaman padi miliknya yang masih bisa diselamatkan menggunakan tali, agar tetap bisa berdiri.

“Ya merugi, lha padinya banyak yang roboh. Karena air luapan yang membanjiri sawah ini kan membawa sampah dan lumpur. Tapi mau bagaimana lagi,” tutur Akad pasrah.

ads bukopin

Hal yang sama dikatakan Sujito, yang mengaku tak bisa berbuat apa-apa, karena banjir terjadi malam hari. Jika biasanya per hektar sawah mikiknya bisa memanen 8 ton gabah, maka pasca banjir ini ia memprediksi hanya mampu memanen 25 persennnya saja.

“Ya pasrah saja. Kejadiannya kan malam hari, jadi tidak bisa apa-apa. Yang masih bisa diselamatkan ditali, biar bisa tetap berdiri,” kata Sujito.

Sementara itu, berdasar data dari Dinas Pertanian Kabupaten Madiun, sekitar 133 hektar area persawahan milik warga terdampak banjir yang melanda 4 kecamatan, di Kabupaten Madiun. Sebagian besar rusak karena terendam air bercampur lumpur dan sampah sungai.*(Ayu/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.