Cakrawala News
Portal Berita Online

Bangunan Tiga Lantai Tanpa IMB Bertengger, Warga Sumur Batu Kecewa Berat, Dua Kali Ngadu Tidak Digubris Gubernur Anies, LP2AD: ‘Ganti Pejabatnya’

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Warga Sumur Batu kecewa berat. Lantaran laporan aduan terkait pembangunan tiga lapis tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Inspektorat DKI Jakarta tidak digubris.

Pasalnya, akibat maraknya pembangunan dimaksud karena pengawasan dari petugas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) mulai dari tingkat kecamatan, Sudin Citata dan Dinas Citata DKI Jakarta masuk angin.

“Akibat maraknya pembangunan tersebut, Jalan Inspeksi Kali Item RT 017 / 02, Sumur Batu, jadi tertutup. Sehingga jalan tidak bisa dilalui warga masyarakat. Ini petugas Citata dari tingkat kecamatan, Sudin dan Dinas Citata sepertinya pada masuk angin, masa bangunan tanpa IMB bertengger di pinggir Jalan Inspeksi Kali Item dibiarkan saja. Meski sudah disegel. Tapi pembangunan jalan terus,” keluh Saino (52) warga Sumur Batu, Sabtu (09/11/2019).

Hal senada juga dilontarkan, Romy (45), ia mengatakan, warga sudah melayangkan surat ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Inspektorat DKI Jakarta dua kali kirim surat terkait dengan pembangunan tiga lantai tanpa IMB tanpi tidak ada respon.

“Kami khawatir jika terjadi musibah kebakaran akses jalan mobilisasi kendaraan Gulkarmat tidak bisa dilalui karena akses tertutup dengan maraknya bangunan liar,” ungkapnya.

Pantauan dilapangan pembangunan tiga lantai terletak dibilangan Jalan Inspeksi Kali Item RT 017 / 02 no: 17, Sumur Batu, sudah ditindak dengan penyegelan petugas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecamatan Kemayoran. Namun pembangunan jalan terus.

Ditempat terpisah, pejabat tingkat kota Jakarta Pusat menyatakan, pembangunan tanpa IMB tersebut harus ditindak tegas lantaran menyalahi aturan. “Harus ditindak tegas pembangunan tanpa IMB tersebut,” tutupnya.

Menanggapi maraknya pembangunan tanpa IMB, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitupulu menyatakan miris dengan kinerja pejabat zaman sekarang.

“Lain dulu lain sekarang. Beda zaman Gubernur nya pak Ahok laporan keluhan warga langsung ditindaklanjuti. Tapi zaman sekarang lambat,” tegas Victor.

Sebelumnya, aktivis yang kerap kali mengkritik kinerja Dinas Citata ini sudah meminta agar pejabat yang lambat dalam merespon keluhan warga segera diganti.

“Ganti saja pejabat yang lambat. Selan itu, sudah saatnya Kajari Jakarta Pusat turun ke lapangan untuk mengamati maraknya pelanggaran bangunan di Jakarta Pusat,” (To)

%d bloggers like this: