Cakrawala News
Portal Berita Online

Bangun Track Baru LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta Genjot Beroperasinya Eduwisata Mangrove Pasir Mendit

0 60

Carkawala.co, Kulon Progo – Pembangunan sarana prasarana eduwisata dan pembuatan mangrove track di kawasan Eduwisata Mangrove Wana Tirta, Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY), terus dikebut.

Lembaga Pengabdian Masyarakat LPPM UPN “ Veteran” Yogyakarta, selaku pemrakarsa recovery sarana prasarana Eduwisata Mangrove Wana Tirta bahkan mentargetkan akhir bulan September 2022 mendatang, pembangunannya rampung secara keseluruhan.

Sehingga, Eduwisata Mangrove satu-satunya di DIY ini segera bisa dikunjungi wisatawan setelah mangkrak selama dua tahun lebih akibat pandemi covid-19. “ Kita targetkan akhir September 2022 sudah selesai dan bisa segera dikunjungi wisatawan maupun para peneliti mangrove,” ujar Dr. Johan Danu Prasetya, S.Kel, M.Si , Ketua Tim Pengabdian Masyarakat LPPM UPN “ Veteran” Yogyakarta, Selasa (16/8).

Kepada Cakrawala.co, ia memaparkan, kerusakan sarana prasarana termasuk track di kawasan Wana Tirta ini akibat adanya penurunan kunjungan wisatawan baik wisatawan umum, pecinta maupun pemerhati /peneliti mangrove selama pandemi covid-19 berlangsung.

Sehingga banyak track hancur, lapuk, lapak-lapak tempat mangkalnya para peneliti ambruk. Padahal prasarana ini sangat dibutuhkan oleh wisatawan peneliti dan pemerhati mangrove. “lahan untuk pembibitan mangrove juga rusak karena tidak terawat dalam tempo cukup lama,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta turun tangan bersama para pengelola dan penggerak Eduwisata Mangrove Wana Tirta, guna membangun kembali track mangrove dan mengupgrade beberapa sarana prasarana wisatanya maupun untuk kepentingan para peneliti mangrove.

“Karena ini aset langka, aset yang sangat istimewa, dan ini satu-satunya di kawasan Pantai Selatan DIY. Kalau kawasan ini hancur, susah untuk mermbangun kawasan baru. Apalagi semanagat pengelola Eduwisata Mangrove Wana Tirta luar biasa. Seluruh energinya didedikasikan untuk kepentingan edukasi, bukan keekonomian semata,”  tambahnya.

Johan Danu Prasetya mengatakan, pembangunan track baru sepanjang 50 meter, sedang track lama yang rusak diperbaiki secara maksimal. Untuk pembangunan track baru dijadualkan tanggak 23 Agustus 2022 selesai, kemudian dilanjutkan pembangunan sarana parkir kurang lebih selama satu minggu.

“Diperkirakan awal September 2022 pembangunan selesai. Untuk perapikan dan pembenahan beberapa fasilitas lain, seperti papan penunjuk arah, baleho atau benner dan sebagainya, diperkirakan efektif akhir September 2022 Eduwisata mangrove Wana Tirta sudah siap beroperasi kembali dengan lebih nyaman,” tegasnya.

Ketua Eduwisata Mangrove Wana Tirta, Warso menyatakan, seluruh proses pembangunan sarana dan prasarana memang terus dikebut, agar Eduwisata Mangrove Wana Tirta segera kembali  bangkit. “ Kalau kawasan ini segera dioperasikan kembali kan ekonomi bangkit, edukasi bangkit, para pemerhati mangrove kembali berdatangan. Kawasan ini juga untuk sodakoh ilmu kan ? “ paparnya. (gon/y -2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.