Cakrawala News
Portal Berita Online

Bandel, Izin Usaha Toko New Agung Dicabut

0 7

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO -Toko New Agung yang neralamat di Jalan Ratulangi, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Kota Makassar, izin usahanya dicabut oleh Pemerintah Kota Makassar, Selasa (5/5/2020). Hal ini disebabkan Toko New Agung yang enggan mengindahkan himbauan yang diterbitkan Pemkot Makassar.

Pencabutan izin usaha New Agung tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar Nomor : 505 /18/S.KEP/DPMPTSP/V/2020.

“Perlu diketahui DPM-PTSP punya kewenangan menerbitkan izin dan mencabut izin. Kita mencabut izin Toko Agung ini tidak serta merta. Ada dua alasan,” ujar Kepala DPM-PTSP Makassar, Andi Bukti Djufrie saat dihubungi, Selasa (5/5/2020).

ads bukopin

Yang pertama, kata Andi Bukti Djufrie, yakni Surat Rekomendasi Dinas Perdagangan Makassar 800/0737/Disdag/V/2020 tentang Rekomendasi Penutupan Usaha tanggal 5 Mei 2020. Pasalnya , toko yang teregistrasi atas nama Johan Phie ini tidak mematuhi surat edaran Disdag terkait jadwal aktifitas jual beli jelang PSBB.

“Saya dapat rekomendasi teknis dari dinas perdagangan kepada kami, perihal penutupan usaha New Agung. Agung tidak mengindahkan Surat Edaran Disdag soal jadwal aktifitas jual beli yang terbit sebelum PSBB, sudah dihimbau dua kali tapi tidak diindahkan,” terangnya.

Dan yang kedua, Peraturan Walikota Makassar Nomor 22 Tahun 2020 tebtabfit Pembatasan Sosial Skala Besar di wilayah Kota Makassar dalam rangka memutus penyebaran virus corona mulai tanggal 24 April hingga 7 Mei 2020. Di mana mengatur pembatasan aktifitas jual beli barang campuran.

“Kemudian Perwali 22 tentang PSBB, tim Gugus Tugas Covid yakni Satpol PP sudah beberapa kali menegur, sudah tiga kali, tidak diindahkan yah sudah, maka saya terbitkan pencabutan izin usahanya,” kata Andi Bukti Djufrie.

Dia menegaskan, izin usaha Toko New Agung dicabut bukan secara temporal atau hingga masa PSBB berakhir.

“Ada kabar simpang siur, katanya izin dicabut hanya sampai PSBB berakhir. Saya tegaskan, tidak begitu. Yang ada kita cabut izinnya, kalau dia mau usaha, yah bermohon untuk penerbitan izin usaha lagi,” kata dia.

Hanya saja, lanjut Andi Bukti, ketidakpatuhan Toko New Agung terhadap kebijakan Pemerintah Kota Makassar akan menjadi bahan pertimbangan.

“Ini juga peringatan bagi pengusaha lainnya, jika tidak mengindahkan aturan dan kebijakan dari Pemkot Makassar. Padahal PSBB ini untuk kebaikan kita bersama,” pungkasnya.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.