Cakrawala News
Portal Berita Online

Bambang Irawan: Legislasi Jangan Sampai Terhambat Karena Covid-19

0 88

PURBALINGGA. JATENG. CAKRAWALA.CO – Maraknya isu Corona, tak membuat kendur semangat kerja di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purbalingga. Rapat-rapat penting akan tetap dilakukan, namun langkah-langkah antisipasi terhadap persebebaran virus covid-19 itu pun tetap dilakukan.

Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Bambang Irawan kepada para jurnalis menyampaikan, pihaknya pada tanggal 18, 19, dan 20 Maret ini memiliki agenda rapat dengan pembahasan yang penting. Sehingga, tidak dapat ditunda karena menyangkut dengan kebijakan-kebijakan strategis untuk Purbalingga.

“18 Maret kita ada rapat paripurna berkaitan dengan LKPJ dan empat raperda yang lain. Salah satunya Raperda RTRW, termasuk Rencana Detai Tata Ruang Kota (RDTRK),” ujar Bambang di gedung dewan, Selasa (17/03/20).

Bambang menjelaskan, peripurna itu penting karena di dalam dua raperda itu, sesuai rapat lintas sektoral yang diadakan di Jakarta, Purbalingga terpilih untuk dijadikan kabupaten/kota yang pro investasi, dan menjadi kabupaten yang diarahkan untuk menjadi maju. Salah satunya juga untuk mensuport pengaktifan Bandara Jenderal Besar Soedirman yang akan dimulai pada 21 Mei mendatang.

“Karena itu, saat rapat di Jakarta, pengawalan RTRW dan pengawalan RDRTK dilakukan langsung oleh KPK. Batas akhir harus selesai adalah bulan Mei. Jadi besok kita jalankan sesuai dengan jadwal yang ada. Bulan April kita selsaikan,” ujar Bambang.

Kemudian pada 19 Maret, jelas Bambang, ada rapat paripurna untuk penyampaian pandangan umum fraksi terhadap empat raperda yang disampaikan oleh pemerintah. Sehari setelahnya, atau 20 Maret diadakan rapat paripurna penyampaian jawaban bupati atas pandangan umum fraksi terhadap LKPJ dan empat raperda.

Selain itu, rapat internal dewan juga akan digelar dengan agenda pembentukan susunan keanggotaan pansus, yang akan dibentuk setelah raperda itu mamsuk ke legislatif.

“Berkaitan dengan itu, dan agar kita seluruhnya terprotek dari covid-19, pimpinan telah menyampaikan ke sekretariat DPRD untuk berkoordinasi dengan dinas kesehatan. Agar dibantu petugas kesehatan, termasuk dengan alat-alat yang sesuai dengan protokoler kesehatan yang ada,” ungkap Bambang.

Sementara untuk agenda rapat di saat seperti ini, Bambang membeberkan, dari keputusan rapat pimpinan telah menelurkan hasil, tidak akan melibatkan OPD dan kecamatan yang terlalu banyak. “Dengan forcemajor yang kita alami ini, kita tidak bisa memaksakan kebiasaan kita. Yang harus dilakukan adalah bagaimana yang menjadi tanggungjawab dan kebutuhan Kabupaten Purbalingga ini harus dijalankan dengan baik. Jangan sampai terhambat dengan adanya covid-19,” ujar Bambang.

Langkah lain, adalah penataan tempat duduk untuk rapat paripurna telah didesain tidak terlalu berdekatan, terdapat jarak atau spasi. Sehingga, kegiatan di dewan akan tetap rapi, tetapi dengan standar protokoler kesehatan dari dinas kesehatan tetap akan dilaksanakan di DPRD.

“Kita menganjurkan untuk memimalisir kontak fisik sementara waktu. Bagi yang tidak fit, tidak enak badan, demam, batuk atau pilek, kita sarankan yang bersangkutan tidak mengikuti kegiatan. Kalaupun ikut, harus makai masker,” kata Bambang. (Bayu Noer/ cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.