Cakrawala News
Portal Berita Online

Balai Rehabilitasi Adhyaksa Kini Ada di Trenggalek

0 180

TRENGGALEK CAKRAWALA.CO – Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek didampingi Bupati Trenggalek Muchamad Nur Arifin, meresmikan Balai Rehabilitasi Adhyaksa Trenggalek yang berlokasi di RSUD dr. Soedomo, Rabu (27/7/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek Masnur menerangkan, tujuan diresmikan balai rehabilitasi ini dikarenakan pemidanaan kasus narkoba, khususnya bagi pecandu, dan korban penyalahgunaan narkotika diterapkan dengan pidana penjara

“Tidak semua kasus penyalahgunaan narkoba dapat selesai begitu saja melalui jalur hukum. Bahkan lembaga pemasyarakatan pun tidak menjamin korban penyalahgunaan narkoba bisa benar-benar tidak mengulangi hal serupa,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, serta banyaknya penghuni lembaga pemasyarakatan yang didominasi kasus penyalahgunaan narkoba, mendorong Korps Adhyaksa untuk menyediakan fasilitas rehabilitasi bagi korban.

“Untuk itu kami bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, mudah-mudahan menjadi tonggak kebangkitan agar semakin peduli dengan para korban narkoba khususnya penyalahguna maupun pecandu dan korban penyalahgunaan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Trenggalek Muchamad Nur Arifin mengaku, sebagai kepedulian pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk memutus peredaran narkoba karena tidak semua orang yang terjerat kasus hukum kemudian dihukum penjara.

“Ada yang mereka butuh bantuan, salah satunya para pecandu narkoba ini harus direhabilitasi, kadang-kadang mereka ini kan juga korban dari pergaulan, kemudian juga mungkin ada mental health atau kesehatan mental yang terganggu,” terangnya.

Mas Ipin (sapaan akrab Bupati Trenggalek) menambahkan, melalui balai rehabilitasi ini diharapkan dapat memenuhi asas keadilan bagi korban penyalahgunaan narkoba melalui pembinaan agar terlepas dari ketergantungan barang haram tersebut serta kembali diterima masyarakat dengan baik.

“Mereka harus kita obati, jangan sampai nanti kemudian terjerumus lagi karena kalaupun mereka dipenjara kemudian keluar juga belum tentu berhenti untuk melakukan hal serupa,” jelas Mas ipin.

Masih kata Mas Ipin, banyak kasus di mana pengguna narkoba kembali ditangkap setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan. Untuk itu diharapkan dengan disediakannya fasilitas rehabilitasi masalah tersebut bisa tuntas.

“Saya mengapresiasi Korps Adhyaksa, mengajak berkolaborasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam hal ini RSUD, beserta BNNK, saat ini sudah punya Balai Rehabilitasi Adhyaksa,” tutupnya. (ag)

Leave A Reply

Your email address will not be published.