Cakrawala News
Portal Berita Online

Balai Penyuluh Pendidikan Provinsi Apresiasi Keberadaan SKB Kabupaten Gorontalo

GORONTALO CAKRAWALA.CO– Bimbingan Penyuluh (BP) Pendidikan Provinsi Gorontalo Bambang, mengapresiasi keberadaan SKB Kabupaten Gorontalo yang saat ini masih hadir, walaupun saat ini dibeberapa daerah telah dihapuskan.

BP Pendidikan Provinsi Gorontalo Bambang Kunaedi, hadir dalam kegiatan SPNF SKB yang dilaksanakan oleh Dikbud Kabupaten Gorontalo menyampaikan, teriiring dengan perubahan yang terjadi di Direktorat Paud dan Dipmas, yang merupakan pembina BP Paud dan Dipmas sampai ketingkat bawah yakni SKB, terjadi perubahan-perubahan yang terkait masih terorganisasi, dimana Paud dan Dipmas sudah tidak ada.

“ada di beberapa daerah lain, bahwa dengan tidak adanya direktorat paud dan dipmas ini, SKB yang di bubarkan, dan alhamdulillah di wilayah Provinsi Gorontalo termasuk kabupaten Gorontalo ini masih eksis SKB nya termasuk SKB di Limboto dan juga SKB Batudaa,’’ jelas Bambang.

Dikegiatan itu turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, mengungkapkan kebangggaan terhdap pelaksanaan Gebyar SPNF SKB ini, karena jika dilihat dalam segi jumlah yang paling besar itu adalah Non Formal, kalau yang Formal bisa hitung dikabupaten Gorontalo ini, kurang lebih hanya 50.000.

Nelson memaparkan, sesi penduduk kabupaten Gorontalo ada 490.000, kalau yang disekolah itu 50.000, berarti ada sekitar 350.000 yang dimungkinkan sekolah di non formal, sekarang 65% lulusan SD, jika lulusan SD itu menjadi Non Formal karena mereka masuk dalam Paket B, dan Paket C, minimal 200.000 yang boleh ke non formal.

“ nah ini yang semestinya kita dorong, dan itu sudah saya beritahukan sejak tahun yang lalu dalam rangka peningkatan Pendidikan kita, maka non formal ini kita perkuat salah satunya melalui SKB yang ada sekarang,” terang Nelson.

Nelson juga memberikan motivasi kepada para pelajar yang ada dalam ruang Pendidikan non formal, agar kiranya jangan merasa canggung atau merasa malu dalam mengemban Pendidikan meski hanya dengan Ijizah Paket B atau Paket C.

“Dalam menuntut ilmu tidak ada kata terlambat, meski para pelajar ini sudah berusia rata-rata 20th keatas bahkan sudah berkeluarga, tapi yang Namanya Hak maju itu bukan hanya untuk anak-anak muda saja tapi untuk dewasa bahkan yang sudah tua,” Tegas Nelson

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, pada kegiatan SPNF SKB itu, menyerahkan bantuan berupa alat menjahit kepada para warga pelajar Program Pendidikan Keckapaan Wirausaha (PKW).****(Adv/Fadhil)

%d bloggers like this: