Cakrawala News
Portal Berita Online

Ayah Cabuli Anak Tiri Hingga Melahirkan, Terancam 12 Tahun Penjara

0 124

MADIUN, CAKRAWALA. CO – Polres Madiun menggelar pers rilis ungkap kasus pencabulan anak dibawah umur oleh Hasim alias HS (44) terhadap korban PR (14) yang tak lain adalah anak tirinya sendiri hingga melahirkan. Kedunya merupakan warga Kecamatan Kebonsari – Kabupaten Madiun. Pelaku diamankan petugas Polres Madiun di Stasiun Madiun saat hendak melarikan diri, 6 Februari 2020 lalu.

Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto mengungkapkan, PR bersama ibu dan ayah tirinya sering tidur bersama. Melihat perawakan anak tirinya yang sudah seperti wanita dewasa, muncul keinginan tersangka untuk menyetubuhi korban. Perbuatan bejat ini dilakukan sejak pertengahan 2018, saat istri tersangka sudah berangkat kerja. Hingga terakhir kali tersangka mengaku menyetubuhi korban pada bulan november 2019.

“Perbuatan tersebut dilakukan tersangka di ruang tamu depan TV dengan alas tikar dan di dalam kamar tidur, pagi hari saat istrinya sudah berangkat kerja,” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, korban mau menuruti perbuatan bejat ayah tirinya, karena iming – iming akan diberikan uang saku dan dibelikan pulsa. Akibat kejadian tersebut, PR melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki secara cesar di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun, Kamis 30 Januari 2020.

“Kondisi korban dan ibunya saat ini trauma dan merasa malu, karena itu mereka melaporkan kejadian ini ke Polisi. Untuk korban yang masih dibawah umur, saat ini ditangani oleh PPA,” imbuh AKBP Eddwi.

Sementara itu menurut pengakuan tersangka, ia melakukan hal tersebut kepada anak tirinya tanpa ancaman dan paksaan. Awalnya dia hanya mencium dan meraba payudara anak tirinya saat hendak tidur. Ini dilakukan sejak pertengahan tahun 2018 hingga akhir 2019.

“Tidak saya paksa, langsung saya lepas celananya, dia menurut saja. Kalau saya ancam atau saya paksa pasti istri saya dengar, karena tidurnya bersama,” kata Hasim.

Atas perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU Nomor 17 tahun 2017 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 46 UURI No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) Jo pasal 64 ayat (1) KUHP, dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 12 tahun penjara *(Ayu/Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.