Cakrawala News
Portal Berita Online

Asyik, Warga Bintan dan Tanjungpinang Peroleh Pelatihan Di Sekolah Perempuan Raja Saleha

0 172

TANJUNGPINANG, CAKRAWALA.CO – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar pelatihan tata boga dan tata busana di sekolah perempuan Raja Saleha, Kota Tanjungpinang, Kamis (14/10/2021).

“Pelatihan ini dalam rangka memberdayakan perempuan menjadi agen perubahan untuk membangun keluarga, lingkungan dan masyarakat yang sejahtera, adil, dan berkesetaraan gender serta untuk meningkatkan komposit Indeks Pemberdayaan Gender (IDG),” kata Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Hj. Misni.

Misni mengatakan, pelatihan ini bertujuan agar perempuan rentan yang mempunyai keterbatasan sosial dan ekonomi dapat mendapatkan ijazah setara dengan ijazah SMA serta memiliki kemampuan diri yang baik.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPA-PPKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar pelatihan tata boga dan tata busana di sekolah perempuan Raja Saleha, Kota Tanjungpinang, Kamis (14/10/2021).

 

Selain itu, lanjut Misni, dapat menambah wawasan agar dapat berkembang, menggali potensi dini, kemampuan berperan di masyarakat menjadi lebih besar, membangun gagasan inovatif dalam pembangunan.

“Diketahui saat ini perempuan mengalami hambatan untuk mengakses layanan yang disebabkan persoalan struktur dan budaya patriarki, seperti pembatasan pendidikan perempuan serta capaian Angka Rata-rata Lama Sekolah di mana saat ini laki-laki sebesar 10,19 tahun dan perempuan sebesar 9,77 tahun dan inilah menjadi salah satu inisiasi sekolah perempuan di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Misni menambahkan, adapun kriteria kegiatan Sekolah Perempuan adalah mengutamakan dari keluarga rentan (kurang mampu, korban kekerasan, perempuan kepala keluarga, pernikahan usia anak) dan siap menjadi agen Perubahan.

“Pada Tahun Angkatan 2021 Peserta Sekolah Perempuan yang sebut Sekolah Perempuan Raja Saleha berjumlah 20 orang. Peserta diberikan kesempatan memilih 2 (dua) pilihan kegiatan yakni Kursus/ Pelatihan Tata Boga dan Kursus/Pelatihan Tata Busana,” jelas Misni.

Nah, untuk tata busana, Misni menyebut ada 8 (delapan) orang selama 24 hari mengikuti pelatihan di LKP Nadhira, yang dimulai pada tanggal 5 Agustus hingga 7 September 2021.

Sementara, tambah Misni, Kursus/Pelatihan Tata boga yang dilaksanakan di LKP Brilliant College sebanyak 12 orang selama selama 12 (dua belas hari) kerja yang dimulai pada tanggal 5 Agustus 2021 s/d 21 Agustus 2021.

“Diharapkan melalui Pelaksanaan Sekolah Perempuan ini kita dapat mencapai tujuan akhir. Yakni, meningkatkan Pendidikan Perempuan (Paket C) SMA sederajat dan membekali para peserta dengan keahlian dasar serta memberdayakan perempuan menjadi agen perubahan baik ditengah keluarga juga di lingkungan,” pintanya.

Kegiatan pelatihan ini diapresiasi warga yang merasa bersyukur dapat kesempatan dilatih dan diberi keahlian dalam berwirausaha.

Devi (27) salah satu peserta pelatihan, mengatakan kegiatan pelatihan yang diikutinya sangat bagus untuk peningkatan kapasitas sebagai perempuan seperti dirinya.

“Dengan cara ini saya mencari ilmu yang belum saya dapatkan untuk menambah wawasan dan pengalaman saya,” kata Devi. (Fik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.