Cakrawala News
Portal Berita Online

Astaga! Video Kapal Angkut Sembako Kandas di Galang-Batam, Diduga Dijarah Warga

0 739

BATAM, CAKRAWALA.CO – Terdapat 3 video yang diterima media ini, video yang viral itu memperlihatkan warga yang tengah menjarah isi kapal GT 22 yang penuh dengan muatan produk Unilever dan barang kebutuhan pokok lainnya.

Pada video pertama yang berdurasi hampir 1 detik, terlihat sejumlah warga memindahkan barang dari Kapal Motor KM Dolpin GT 22 ke pompong milik warga.

Sementara di video lain yang berdurasi lebih dari video pertama, terlihat pria tidak memakai baju dengan tato di badannya terus mengambil barang di kapal tersebut.

Sedangkan di video ketiga yang berdurasi 0:56 detik, terdapat warga yang terus berusaha mengangkat kotak. Kemudian, terlihat warga saling berdesakan untuk mengambil barang-barang isi kapal itu.

Peristiwa naas itu dibenarkan oleh sang nahkoda Kapal Motor KM Dolpin GT 22, M. Toyib kepada media ini melalui sambungan telefon seluler miliknya, pada Rabu (9/6/2021) pukul 8.40 WIB pagi.

Menurut Toyib, kapal yang dia kemudikan tersebut, berangkat dari pelabuhan Tanjungpinang sekitar Pukul 12.30 malam hari menuju Tanjung Batu, Kundur dengan membawa barang kebutuhan pokok.

Namun, kata Toyib, tiba di sekitar pulau Mubud laut, tepatnya perairan pulau Galang Kota Batam. Kapal mengalami kandas haluan, dalam perjalanan menuju Tanjung Batu Kundur, karena pada malam hari, air surut dan kapal tidak bisa bergerak.

“Kapal kami tidak mengalami kebocoran dan air tidak masuk ke lambung kapal, semua baik baik saja, hanya tersangkut haluan, mesin kapal dalam keadaan normal, dan kita outreet mundur untuk keluar, karena air semakin surut saat itu pukul 02:15 dini hari,” ungkap Toyib.

Lanjut Toyib, selang beberapa menit, terlihat sekitar 20 orang datang dengan beberapa pompong kecil dengan semerta merta menjarah barang – barang yang berada di dek kapal yang ditutupi terpal.

“Dalam keadaan panik dan bingung kami berusaha mengamankan barang, akan tetapi jumlah mereka ramai, kami tetap mengamankan muatan yang berada dalam palka, kejadian ini sungguh diluar dugaan, kita dalam keadaan susah dan mengira kedatangan mereka hendak menolong kita, ternyata niatnya menjarah muatan kapal,” ujar Toyib dengan nada sedih.

Toyib menambahkan, pada pukul 8.30 Wib pagi, hari Rabu (9/6/2021), kondisi kapal kembali normal. Bahkan, dia bersama 5 ABK (Anak Buah Kapal) melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Tanjung Batu, Karimun dengan sisa barang yang hendak di antar.

Informasi terakhir yang diterima media ini, dari nakhoda dan pemilik kapal, telah melaporkan kejadian ini kepada Polda Kepri di Batam. (Fin)

 

Editor: Taufik. K

Leave A Reply

Your email address will not be published.