Cakrawala News
Portal Berita Online

Aspirasi Keluarga Besar PDIP Sidoarjo Berharap Ada Kader yang Direkom DPP

0 462

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sidoarjo mengambil sikap tegak lurus apa yang diperintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) jika nanti rekomendasi akan jatuh ke siapa untuk Calon Bupati (W1) dan Calon Wakil Bupati (W2).

Ketua DPC PDIP Sidoarjo, Sumi Harsono, berharap untuk Calon Wakil Bupati (Cawabup) berharap ada kader PDIP yang mendapatkan rekom dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Mengingat dari pertarungan Pilkada di Sidoarjo dalam dua kali priode sebelumnya tidak muncul nama kader baik sebagai Bupati atau Wakilnya.

“Hasil kami koordinasi dengan teman-teman PAC Sidoarjo, baik waktu resesnya Mbak Puti Guntur Soekarno, Mbak Indah Kurnia, Mas Bambang DH, termasuk dalam forum Rakorda. Aspirasi keluarga besar PDIP Sidoarjo tolong dipertimbangkan untuk W2 atau Wabup dari kader sendiri,” Kata Sumi Harsono, di sela-sela menunggu kedatangan sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari yang akan datang ke kantor DPC PDIP Sidoarjo, Selasa 11 Agustus 2020.

ads bukopin

Sehingga pengalaman yang pernah terjadi Pilkada tahun 2010 dan 2015  W1 dan W2 tidak ada unsur Kader suara PDIP di bawah tidak bisa maksimal.

Diakui oleh Sumi Harsono dari 3 yang mendaftarkan sebagai Calon Bupati, hanya dua orang yang menonjol menurut pengamatan dari pengurus PAC dan DPC. Dua nama tersebut Kelana dan Amiq.

“Rekom itu dikeluarkan targetnya harus menang, untuk menang tentu ada parameternya yang mengetahui semuanya pusat dalam hal ini DPP. Sementara yang di Sidoarjo komitment siapa pun yang direkom tolong dipertimbangkan W2 nya dari Kader,” tambah Bung Sumi sapaan akrab Ketua DPC PDIP Sidoarjo.

Seperti diketahui, ada 10 nama yang daftar di PDIP untuk Pilkada tahun ini. Untuk Calon Bupati yang daftar Kelana, Amiq, Ambudi, sedangkan untuk Cawabup ada naman Roni, Andry, Senadi Harjo, Samsul, Sumi Harsono, Kuswarih.

Agar bisa mengikuti kontes Pilkada 2020, PDIP syaratnya untuk mengusung minimal suara 10 kursi. Kursi PDIP ada 9, sehingga harus konsolidasi kepada PPP atau PAN.

Senadi Harjo Sudah 23 Tahun Kader PDIP

Sebagai kader yang sudah 23 tahun mengabdi di PDIP, Senadi Harjo bakal calon wakil bupati. Mengaku mengawali karir politiknya dari bawah sebagai pengurus ranting, PAC maupun DPC. Regulasi PDIP selama ini mendidik untuk selalu peka dan jeli untuk suatu kondisi.

“Pada saat reses yang dihadiri Mbak Puti, teman-teman PAC PDIP dan DPC PDIP Sidoarjo menyatakan sikap untuk kompak mendukung kader PDIP Sidoarjo sendiri. Tentunya kualitas kader seperti apa regulasinya kader kan jelas. Jadi tidak bisa ada orang ujuk-ujuk pakai baju PDIP disebut kader,” Ujar Senadi Harjo.

Saya yakin DPP akan mengevaluasi dalam tiga kali Pilkada ini, jika sebelumnya anaknya sendiri (dibaca : kader) tidak ada. Sementara PKB Sidoarjo selalu merekom anaknya sendiri.

“insakallah itu yang menjadi harapan besar kami sehingga kami selaku kader partai tidak memikirkan rekom karena kami yakni DPP pasti merekomendasikan yang terbaik yang ada adalah kewajiban kader yang sudah mendaftarkan diri untuk terus bergerak dan bergerak di masyarakat,” tutup Senadi Harjo. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.