Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Arzeti Bilbina : Kita Membutuhkan Pemuda Dalam Percaturan Politik

0 81

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Anggota komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, SE, M.A.P tengah gencar melakukan sosialisasi empat pilar Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang Undang Dasar 1945 (PBNU). Senin 10 Februari 2020.

Hal itu disampaikan Arzeti saat melakukan sosialisasi Empat Pilar di hadapan para mahasiswa di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam YPBWI, di Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.

Arzeti mengatakan bangsa Indonesia adalah negara besar yang beragam suku dan agama namun bersatu. “Kita berbeda-beda namun bersatu dalam Indonesia”, ujarnya.

Ibu tiga anak ini menambahkan dihadapan para mahasiswa saat ini perlunya peran pemuda dalam percaturan politik, karena mempertimbangkan kelebihan mereka. Di antaranya:

Pertama, pemuda tidak memiliki beban masa lalu. Perubahan hanya dapat dilakukan oleh orang yang tidak memiliki rapor merah, karena tidak memiliki masalah atau ketergantungan pada siapapun. Acap kali para pembuat kebijakan dan stakeholder tidak leluasa serta merdeka ketika memutuskan sesuatu, karena banyak hal yang dipertimbangkan. Kompleksnya “conflict of interest” antar pihak membuat kebijakan yang diputuskan tidak progresif, alih-alih menguntungkan diri sendiri.

Kedua, pemuda adalah wakil zamannya. Ada pepatah yang mengatakan ketika kita ingin menilai kemajuan suatu peradaban, maka lihat lah pemudanya. Dalam bahasa Arab kerap diutarakan dengan, “syubbanul yaum rijaalul ghod“. Artinya, pemuda sekarang adalah pemimpin di masa depan.

Di sisi lain, peran pemuda sering diremehkan karena alasan pengalaman. Ada yang mengatakan, “memang pemuda tidak memiliki pengalaman, karena pemuda yang memiliki masa depan”. Oleh karenanya, pemuda lebih cepat tanggap dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, pemuda mengetahui sesuatu yang dibutuhkan. Berbeda jika orang tua memimpin, bisa jadi ia akan menggunakan ukuran-ukuran masa lampau untuk menafsirkan fenomena hari ini.

Ketiga, pemuda memiliki semangat. Semangat ini lah yang menjadikan pemuda memiliki optimisme, kepercayaan diri. Rasa penasaran yang kerap dialami pemuda, membuatnya ingin selalu mencoba dan mencoba. Oleh sebab itu, Sukarno pernah berkata, “1000 orang tua hanya bisa bermimpi, tetapi satu pemuda bisa mengubah dunia”.

Petikan perkataan Sukarno tersebut secara implisit menerangkan bahwa pemuda bukan lah orang yang suka berandai-andai. Pemuda cenderung menjemput bola, dari pada menunggu bola. Di samping pemuda juga menggunakan akalnya untuk berfikir segala sesuatunya. Dengan cara ini lah Pemuda akan dapat berperan dan ikut andil dalam perancangan, perencanaan, perwujudan dan pengawasan regulasi yang dapat memberikan dampak baik dan signifikan pada kesejahteraan umum, kecerdasan kehidupan bangsa, dan terwujudnya ketertiban dunia. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.