Cakrawala News
Portal Berita Online

Arzeti Bilbina Bersama Muslimat Surabaya Ajak Masyarakat Jangan Buang Sampah Popok ke Sungai

SURABAYA, CAKRAWALA.CO – Pencemaran sampah popok di sungai Brantas  kerap menjadi sorotan organisasi pemerhari lingkungan Common Seas, sebuah organisasi nirlaba asal Bristol, Inggris. Berkerjasama dengan Pengurus Cabang (PC) Muslimat Surabaya melakukan Penandatangan Momorandum of Understanding (MoU) “Penanganan Sampah Popok di Surabaya Clean Blue East Java”,  Minggu 19 Januari 2020.

Dalam MoU tersebut dihadiri anggota DPR RI Komisi IX, Arzeti Bilbina, Manager Director Common Seas, Jo Royle serta Ibu-Ibu Muslimat Surabaya. Dalam sambutanya Arzeti bersama Muslimat organisasi wanita hebat yakin bisa mewujudkan menjalankan program peduli terhadap pencemaran sampah popok.

“Jika Gubernur Khofifah mencanangkan untuk perempuan peduli terhadap stunting, hari kita sebagai Ibu yang setiap hari menggunakan popok yang biasa kita gunakan ke anak kita yang masih balita. Mulai detik ini untuk menjaga kelestarian sungai atau laut kita tidak lagi dicemari dengan sampah popok,” ungkap Bunda Arzeti dalam sambutanya di kantor PC Muslimat Surabaya.

Indonesia nomor dua pencemaran sampahnya terbesar di dunia, Arzeti mengajak Muslimat dan masyarakat Surabaya mulai sekarang stop pencemaran sampah plastik yang bisa membunuh ekosistem di laut.

“Kita mulai sekarang menjaga sungai dan laut kita dari pencemaran sampah plastik dan popok. Muslimat Surabaya ini akan menjadi role model kedepanya dan bisa dicontoh Bunda-Bunda Muslimat yang ada di Indonesia diharapkan bisa peduli terhadap sampah popok jangan dibuang sembarangan,” lanjut Arzeti Bilbina

Sementara itu Manager Director Common Seas, Jo Royle menjelaskan kolaborasi awal bersama Muslimat diharapkan sungai Brantas bisa bebas dari sampah popok.

“Terima kasih atas dukungan Muslimat Surabaya atas kerjasamanya dalam program Clean Blue East Java untuk membebaskan lingkungan kita dari sampah popok di sungai brantas. Karena kita semua percaya dengan menjaga lingkungan akan dilindungi pada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Jo Royle. (Win)

 

%d bloggers like this: