Cakrawala News
Portal Berita Online

APD Murah Dan Aman Berbahan Jas Hujan Karya Dosen Fakultas Kedokteran UNS

0 39

 

SOLO CAKRAWALA.CO,-Seiring dengan meningkatnya, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan kasus Corona,Salah seorang dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret UNS Solo, Jawa Tengah.berinovasi membuat APD berbahan murah namun aman.yang juga diklaim memiliki tingkat perlindungan yang lebih baik.

 

 

Gagasan pembuatan APD ini berawal dari kepedulian Darmawan Dosen Fakultas Kedokteran UNS terhadap petugas medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani COVID-19. yang mana,selama ini masih banyak yang terinfeksi meskipun sudah mengenakan APD.

ads bukopin

Darmawan juga menerangkan, bahwa Alat Pelindung Diri ( APD) berbahan Jas Hujan ini,dibuat dengan menggunakan teknologi tepat guna di bidang kedokteran,yang mampu mencegah tetesan kecil dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi seperti batuk atau bersin.”ungkap Darmawan Dosen Fakultas Kedokteran UNS yang juga staf bedah RSUD Dr Moewardi Solo.

Bahannya selain dua jas hujan, juga plastik mika, lem tembak, gunting, plastik boks dan penutupnya, double tape, kassa penyaring air yang terkecil, spons halus, air deterjen serta potongan handscoen atau kertas plastik. Selain itu, APD juga dilengkapi kipas angin mini yang digerakkan menggunakan power bank.

Alat ini juga mengurangi airborne. Karena ada beberapa komponen terutama menggunakan helm, mika kedap dari depan hingga droplet jelas tidak mengenai wajah pemakainya.APD ini dilengkapi dengan filter udara yang berada di belakang sehingga lebih aman ketika berinteraksi dengan pasien,”imbuh Darmawan.

Darmawan menambahkan, alat ini mengadopsi keamanan di mana saat buang napas tidak berada di depan, tapi melalui samping. “Dari sisi kebutuhan ada satu multi-purpose hall yang tujuannya kita memasukkan selang jika tenaga kerja itu butuh minum, oksigen, atau ingin membersihkan segala sesuatu ada multi-purpose hall. Itu untuk kenyamanan si pemakai,” jelasnya.

Menurutnya, APD tersebut sangat memungkinkan diproduksi massal. Biaya per APD diperkirakan seharga Rp 200 ribu dengan keunggulan bisa dipakai beberapa kali.”Biaya terbesar ada di powerbank. Yang jelas  APD Buatanya bisa dipakai berulang kali.

jiKa akan dipakai lagi, APD  tinggal semprot disinfektan bagian luar, bagian dalam diusap dengan disinfektan. Tapi kami belum tahu bisa tahan berapa kali pakai,”tambahnya. (AgB)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.