Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Antisipasi Wajib Pajak ‘Nakal’, Polda Jatim dan Ditjen Pajak Bentuk Tim

0 819

SURABAYA CAKRAWALA.CO – Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, menerima audiensi dari Ditjen Pajak Provinsi Jatim di Gedung Tribrata lantai 2 Mapolda Jawa Timur, Jum’at (16/4/2021) pagi.

Hadir dalam pertemuan itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Sementara dari Ditjen pajak diantaranya Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim II, Kabid Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen Jatim III dan Supervisor Pemeriksa Pajak.

Wakapolda Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyebutkan, untuk mengantisipasi wajib pajak yang ‘nakal’ kedepannya mungkin bisa dibentuk tim antara Polda Jatim dan Ditjen pajak sehingga nantinya kerjasama ini bisa mengamankan penerimaan pajak di Indonesia khususnya di Jawa Timur.

“Banyak cara yang dilakukan wajib pajak untuk menghindari pajak, sehingga ke depan kita bentuk tim antara Polda Jatim dan Ditjen pajak,” jelas Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, saat menerima audiensi.

Sementara itu Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan, Intelijen, Penyidikan Jatim I menyebutkan, bahwa pihaknya berterima kasih kepada Polda Jatim yang telah menerima audiensi dari Ditjen pajak Jatim.

“Harapan kami kerjasama lebih luas dalam rangkah pengamanan penerimaan kami, dan pengamanan penegakan hukum bagi wajib pajak,” ungkap Ashari Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim I.

Kemudian ditambahkan oleh Irawan Kabid Pemeriksaan Penagihan Intelijen Jatim II yang menyatakan, kerjasama dengan Polri (Polda Jatim) sangat baik selama empat tahun terakhir. Ini dibuktikan dengan selalu mendapat penghargaan untuk penyidikan.

Selain itu, katanya, saat ini banyak wajib pajak ‘nakal’ dimana, mereka selalu berusaha untuk mempailitkan perusahaannya untuk menghindari membayar pajak. Sehingga butuh kerjasama ini.

“Tugas kami ada di pemeriksaan, penagihan dan intelijen. Kami sering mendapatkan kesulitan pada saat penagihan, sehingga butuh kerjasama dengan Polda Jatim untuk mengantisipasi wajib pajak yang nakal,” pungkasnya. (NN95/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.