Cakrawala News
Portal Berita Online

Antisipasi Konflik Sosial, Wali Kota Mengimbau Warga Tingkatkan Kerukunan

0 160

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Indonesia sebagai negara yang majemuk dan beragam, mempengaruhi perilaku antar individu dan kelompok. Kondisi seperti ini berpotensi rawan konflik dan berakibat tindak kekerasan dan kriminal yang disebabkan banyak faktor.

Tak jarang karena isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya menimbulkan konflik sosial di masyarakat. Untuk itu, Wali Kota Madiun, Maidi, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Madiun, menyelenggarakan kegiatan, peningkatan pencegahan dan pengembangan sistem deteksi dini dan cegah dini terhadap konflik sosial” dengan tema “Meningkatkan Sinergitas Antara Pemerintah, TNI-Polri dan Masyarakat.”

Kegiatan yang dihadiri Forkopimda Kota Madiun, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Madiun, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kota Madiun, FKUB dan FKP Kota Madiun ini dilaksanakan di Aula gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kota Madiun, Kamis 22 Oktober 2020.

ads bukopin

Dalam sambutannya Wali Kota Madiun, Maidi mengajak masyarakat senantiasa meningkatkan kerukunan antar warga dan tidak gampang tersulut berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, ditengah pembangunan demi semakin meningkatnya perekonomian Kota Madiun. Dikatakan orang nomor satu di Kota Madiun ini, Kota Madiun yang dulunya banyak terdapat lokasi yang mangkrak, disulap menjadi lokasi hiburan dan edukasi yang menarik.

“Daripada membuat kerusuhan, lebih baik menciptakan kerukunan untuk membangun daerahnya masing-masing dan meningkatkan perekonomian. Apalagi saat ini kita masih dalam kondisi prihatin Covid-19, jadi jangan sampai timbul konflik dan menambah masalah,” kata Wali Kota.

Wali Kota Madiun, Maidi.

Maidi menyebut, lokasi yang kini dalam progres pembangunan diantaranya, pedestrian Pahlawan Street Center, kawasan parkir Sumber Umis disulap menjadi Taman Sumber Wangi, area bumi perkemahan PDAM menjadi Taman Ngrowo Bening, hingga kawasan Peceland sebagai ikon Kota Madiun yang bakal dimulai tahun 2021 mendatang.

Hadir sebagai salah satu narasumber, Dandim 0803/Madiun, Letkol Czi Nur Alam Sucipto. Dalam paparannya Dandim mengatakan, di era millenial ini kecepatan informasi pengetahuan dan skill tidak terbatas ruang dan waktu. Untuk itu masyarakat harus pandai mengatur waktu dan bertindak efektif dan efisien. Dengan kemajuan teknologi, Dandim mengimbau masyarakat harus waspada terhadap masuknya paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara melalui teknologi.

“Tugas TNI membantu tugas Pemerintahan Daerah dan Kepolisian dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergitas TNI/POLRI/Pemerintah dilakukan secara terencana, berkesinambungan dan konprehensif guna mewujudkan pemerintahan yang baik. Tanpa sinergitas mustahil bisa terwujud,” tegas Dandim.

Dandim mengimbau kepada kaum millenial untuk tidak mudah terpengaruh terhadap isu yang muncul di media sosial dan belum jelas kebenarannya. Serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi lingkungan masing-masing, terutama terkait adanya perubahan perilaku individu dan kelompok yang mencolok dan tidak lazim.

“Potensi konflik bisa kita antisipasi dengan kerja sama semua elemen masyarakat untuk menjaga Kota Madiun, sehingga kedepan bisa lebih maju, aman dan tentram,” pungkas Dandim.*(ADV/Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.