Cakrawala News
Portal Berita Online

Anggota Komisi II DPR RI Ibnu Mahmud Sosialisasi 4 Pilar Kepada Petani Minggir

0 18

JOGJAKARTA, CAKRAWALA.CO- Anggota DPR RI Komisi II Ibnu Mahmud Bilalludin bekerja sama dengan Pusat Studi Muhammadiyah (UMY) menyelenggarakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI dengan dengan tema “Pancasila, UUD Negara RI Tahun 1945 serta Ketetapan MPR, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika”. Acara ini dilaksanakan secara luring pada Sabtu (16/4/2022) bertempat di Joglo Munggur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bachtiar Dwi Kurniawan selaku Direktur Pusat Studi Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa momen acara ini bisa dimanfaatkan untuk konsolidasi dan diskusi.

” Acara ini dapat menjadi momentum konsolidasi kepada pimpinan ranting untuk berbagi dan berdiskusi untuk menemukan suatu solusi bagi permasalahan yang ada di sini. Sehingga diskusi ini bisa disampaikan asprirasi – aspirasi masyarakat langsung kepada DPR RI,” ungkap Bachtiar.

Sementara itu, anggota DPR RI Ibnu Mahmud Bilalludin mennyatakan bahwa kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini dinilai penting karena MPR melihat urgensi penyampaian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya kepada kelompok masyarakat.

Berhubung peserta yang datang adalah masyarakat Kecamatan Minggir yang mayoritas petani, Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini secara spesifik menyoroti tentang pentingnya penerapan nilai-nilai pancasila dalam ketahanan kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai pancasila sangat relevan diterapkan di era kemajuan zaman saat ini, sebagai contoh teknologi dapat sekali kita manfaatkan untuk menunjang program pertanian dan ketahanan pangan di Minggir ini,” ujar Ibnu Mahmud Bilalludin.

Ibnu menambahkan tentang pentingnya bagi para pelaku sektor pertanian untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam hal ini teknologi untuk diaplikasikan pada proses produksi sektor pertanian.

“upaya ini dilakukan untuk menjaga agar produktifitas dari sektor pertanian tetap menghasilkan kualitas yang baik dengan proses yang lebih efisien dan efektif,” kata Ibnu.

Di akhir pemamaparannya Ibnu berharap masyarakat yang mengikuti sosialisasi ini tidak sebatas memahami nilai-nilai pancasila sebatas teks bacaan, namun juga diterapkan dalam bidang kehidupan, salah satunya bidang pertanian ini.

” Dengan adanya nilai gotong royong, masyarakat dapat menerapkan dalam membangun dan memperkuat forum petani berbasis masyarakat. Selain itu diharapkan juga menjadi penguatan program yang sudah ada seperti program Jaringan Tani Muhammadiyah (Jatam) yang sudah terbentuk di Kecamatan Minggir,” pungkas Ibnu Mahmud Bilalludin. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.