Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Aneh.. Musim Hujan, Warga Gresik Mengalami Krisis Air Bersih

12

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Krisis air bersih di musim penghujan memang kedengarannya sangat janggal. Namun kondisi.seperti ini dialami warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menyusul tidak mengalirnya air PDAM sejak pertengahan Maret 2019 lalu.

Seperti yang diungkapkan Romdhoni, warga Desa Samirplapan misalnya, banyak warga yang telah membeli air bersih melalui jasa mobil tangki dengan harga Rp.135.000 untuk tangki 5.000 liter. “Saya harus membayar tagihan PDAM sekaligus membeli air melalui jasa tangki. Jadi pengeluarannya dobel,” ungkapnya, Jum’at (12/4/2019).

Menurut Romdhoni, ia dan banyak lainnya telah berkali-kali melaporkan kondisi ini ke pihak PDAM baik melalui layanan telepon keluhan pelanggan serta datang lansung ke Kantor PDAM. Namun, kata Romdhoni hanya mendapatkan janji perbaikan tanpa kejelasan hingga saat ini.

Lebih jauh Romdhoni.menjelaskan, sumur-sumur air milik warga sudah banyak yang ditutup karena selain airnya payau, selama ini layanan air PDAM lancar.

Untuk menyiasati situasi ini, kata Romdhoni, warga menampung air hujan menggunakan wadah seadanya untuk keperluan sehari-hari sepert masak dan mencuci. “Kemampuan menampung air hujan sangat terbatas. Jika jeda hujan agak lama, ya harus beli air dari mobil tangki,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PDAM Gresik, Harisun menjelaskan penyebab terganggunya layanan akibat berkurangnya debit air yang terjadi secara tiba-tiba. Pihaknya kata Harisun sedang mencari titik-titik kebocoran tersebut. “Kami masih mencari titik-titik kwbocoran di daerah Legundi dan titik lainnya,” ungkapnya.

Sebagai alternatif, Harisun mencoba melakukan rekayasa pipa agar tekanan air bisa lebih kuat melalui proses pelurusan pipa di Desa Ambeng-Ambeng.

Berdasarkan hasil penelusuran di kotak pengaduan online pada layanan konsumen PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik, warga yang mengadukan buruknya layanan PDAM berasal dari beberapa kecamatan seperti Duduksampeyan, Menganti, Cerme, Kebomas, Manyar dan kecamatan Kota. (Zen)

Comments are closed.

%d bloggers like this: