Cakrawala News
Portal Berita Online

Andai Terbukti Melakukan Kekerasan Saat Diklat Menwa Terhadap Gilang, Panitia Akan Dikeluarkan Dari UNS

0 228

 

Solo Cakrawala.Co,-Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan menjatuhkan sanksi tegas kepada panitia Diklatsar Pra Gladi Patria XXXVI Resimen Mahasiswa (Menwa) jika memang ditemukan ada tindak kekerasan terhadap Gilang Endi Saputra.

 

 

Hal tersebut diungkapkan Direktur Reputasi Akademik dan Kemahasiswaan UNS Solo, Sutanto saat menggelar jumpa Pers kedua di Ruang Sidang 2 Gedung dr.Prakosa UNS. Solo, Jawa Tengah, Rabu (27/10/2021).

Seperti diketahui, mahasiswa D4 Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Sekolah Vokasi UNS, Gilang Endi Saputra (21) meninggal dunia saat mengikuti Diklatsar Menwa, Minggu (24/10/2021) malam. “Kalau terkena tindak pidana,pelaku kita berhentikan sebagai mahasiswa UNS,” katanya.

 

Mengenai hasil otopsi terhadap almarhum Gilang, pihaknya masih akan menunggu hasil resmi dari kepolisian. “Sepengetahuan saya, kami masih menunggu laporan resmi dari kepolisian. Kami belum bisa memberikan pernyataan apapun. Ini kewenangannya ada di pihak kepolisian karena sudah masuk ranah hukum pidana,” ungkap Sutanto.

 

Sutanto mengatakan, UNS telah membekukan sementara Menwa. Pembekuan itu dilakukan setelah ada desakan masyarakat maupun kampus pasca-meninggalnya mahasiswa asal Kabupaten Karanganyar.Sekaligus mendukung proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian dalam  upaya mengamankan barang bukti. “Jadi sudah ditutup semua kantor (Menwa) sekalian untuk mengamankan barang bukti yang ada di sana,” jelasnya.

 

Dari internal kampus, kata dia, UNS telah membentuk tim evaluasi yang terdiri dari unsur kedokteran, hukum, administrasi dan pembina ormawa aktif untuk mengumpulkan data-data dan kronologi terkait pelaksanaan Diklatsar Menwa.

 

Menurut dia, ada 3 sanksi yang dijatuhkan kepada ormawa apabila kegiatan yang dilaksanakannya tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Rektor UNS Nomor 26 Tahun 2020 tentang Organisasi Kemahasiswaan. “Pasal 15 sudah jelas, dituliskan, terkait tentang sanksi tatkala ormawa berkegiatan dan tidak sesuai dengan apa yang diatur. Sanksi dapat dikenakan berdasarkan hasil evaluasi. Ini nanti mekanisme evaluasi dilakukan bidang kemahasiswaan dan alumni. Jenis sanksi yang diberikan berupa peringatan, pembekuan, atau pembubaran organisasi kemahasiswaan,” pungkas Sutanto.(AgungBram).

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.