Cakrawala News
Portal Berita Online

Anak Menpora Maafkan Pemukalan Oknum Suporter Terhadap Dirinya

117

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Tempat duduk khusus undangan tribun V.I.P Stadion Gelora Delta Sidoarjo menjadi daya tarik tersendiri bagi awak media saat Indonesia berlaga di turnamen Piala AFF U-19 kali ini. Beberapa tokoh publik silih berganti melihat langsung permainan Nurhidayat Hari Haji dkk bertanding.

Sempat digemparkan oleh datangnya penyanyi kondang Via Vallen di tribun VIP sebelah kiri, setelah itu ada Da’i kondang Emha Ainun Najib atau yang biasa disapa Cak Nun. Dan di laga kemarin senin malam (9/7) melawan Thailand. Menpora Imam Nahrawi menyempatkan datang ditengah kesibukannya.

Imam datang bersama keluarganya dan anak-anaknya. Imam Nahrawi duduk disebelah Cak Nun di tribun undangan. Sementara sang anak lakinya, Ahmad Siroj Fadlulloh duduk dibawah tribun undangan. Dengan mengenakan kaos hitam bertuliskan ‘WANI’ serta syal Persebaya, ia baru pertama melihat perjuangan Indonesia di turnamen kali ini. Ahmad Siroj ialah anak Menpora yang beberapa waktu lalu mendapat pukulan saat ia melihat pertandingan Persija versus Persebaya di Stadion PTIK, Jakarta (26/6) lalu.

Laga tersebut memang tidak memperbolehkan suporter Persebaya datang, dan hanya dihadiri pendukung Persija serta undangan. Namun, kedatangan Ifad sapaan akrab Ahmad Siroj hadir di laga tersebut. Sontak ia diusir keluar stadion, dikerumuni banyak orang serta akhirnya mendapat pukulan dari oknum pendukung Persija.

Dengan kejadian tersebut, sang ayah Imam Nahrawi sudah melaporkan secara hukum melalui laporan bernomor LP/1143/K/VI/2018/PIJ Resrto Jaksel, atas penganiayaan dan perbuatan memaksan dengan kekerasan yang menimpa Ifad.

Namun, saat wartawan cakrawala.co mewanwancarai, Ifad di jeda babak kedua laga. Anak Menpora yang sudah beranjak ABG ini mengaku sudah memaafkan oknum yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pemukalannya.

“Pasti saya maafkan untuk oknum pemukalan terhadap saya di laga lawan Persija kemarin. Ya kedepannya yang pasti ingin semua suporter Indonesia bisa berdamai.” ujarnya.

Pemuda ganteng ini mengaku hanya bisa melihat langsung ke stadion, pertandingan melawan Thailand saja ia bisa menonton. Pasalnya, keesokan harinya ia harus langsung kembali ke aktifivitasnya sebagai santri. Di Pondok Pesantren yang berada di kota Kediri, Jawa Timur.

Selain masalah pemukulan. Saat ditanya mengenai siapa pemain favoritnya di skuad Garuda Nusantara kali ini. Ifad langsung menunjuk pemain yang memiliki gocekan ala ‘Pecel Lele’.

“Saya favoritkan Saddil Ramdani. Permainannya bagus, gocekannya asik, juga tendangannya keras. Semoga Garuda Nusantara dapat menjuarai turnamen Piala AFF U-19 ini.” imbuhnya. (ainul budi/ rizal)

Comments are closed.