Cakrawala News
Portal Berita Online

Anak di Bawah Umur di Cabuli Ayah Tirinya

0 725

PONOROGO,CAKRAWALA.CO – Anak di bawah umur di Ponorogo dicabuli oleh ayah tirinya hingga hamil empat bulan. Pencabulan ini dengan leluasa dilakukan ayah tirinya saat ibunya bekerja jadi pembantu di Surabaya seperti yang di ungkapkan oleh Kapolres Ponorogo saat press rilis, Kamis 12 November 2020.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis dalam press rillis tersebut mengungkapkan bahwa tersangka sudah melakukan hubungan dengan anak tirinya ini sudah sampai tidak bisa di hitung dan hingga hamil 4 bulan.

Kejadian itu di ketahui oleh Ibunya bahwa, ayah tiri menghamili anak di bawah umur ini karena sang ibu saat menjadi pembantu di Surabaya mimpi bahwa anaknya saat mandi di ikuti oleh ayah tirinya tersebut.

ads bukopin

AKBP Mochamad Nur Azis dalam press rilis nya mengatakan,”kejadian pencabulan ini dilakukan di Desa Temon Kecamatan Sawoo Ponorogo, TSK berinisial S ini melakukan pencabulan dengan modus mulai bulan April sampai dengan bulan Oktober melakukan hubungan intim selayaknya suami istri dan dia adalah Ayah Tiri dari Korban tersebut,”katanya.

Kapolres Ponorogo menunjukan barang bukti yang diamankan Polisi.

Kapolres juga menambahkan,”Anak tersebut di cabuli dengan cara dipaksa dan kalau tidak mau melakukan hal itu maka rumah tangga Ibunya akan bubrah dan sifatnya adalah pengancaman. Diketahuinya hal ini karena Ibunya pulang dari Surabaya dan ternyata di tanyain kepada Tersangka dan kepada Korban, ternyata pada awalnya tidak mengaku, setelahnya itu ditanya lagi mengaku dan diketahui sudah hamil empat bulan,”tambahnya.

“Dari perbuatan tersebut S ini dikenakan pasal dengan pasal 81 ayat (2), (3) junto pasal 76D Undang-undang republik indonesia nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan dihukum minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun dan maksimal denda 5 Milyar,”jelas Kapolres.

Kapolres Ponorogo juga mengungkapkan bahwa kasus pencabulan di Ponorogo saat ini mengalami kenaikan,”kita menangani beberapa kasus pencabulan, termasuk ini dan mungkin sudah 4 kali atau 5 kali dalam satu tahun ini. Memang ini kita taunya ya dari masyarakat dan ada korban dan kia tidak tau. Dalam hal ini kami menghimbau kepada masyarakat, kalau memang ada pencabulan atau ada yang sifatnya ada korban-korban yang lainnya langsung laporan ke Balai Desa atau aparat dan di Polsek sekitar atau langsung ke Polres dan kita akan melakukan dengan profesional dan dengan baik,”ungkapnya. (Sus)

Leave A Reply

Your email address will not be published.