Amankan TPS, Polres Rembang Kerahkan 85 Persen Kekuatan

REMBANG, CAKRAWALA.CO – Polres Rembang menggelar apel kesiapan sekaligus pergeseran pasukan gabungan TNI-Polri untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten Rembang, Senin (15/4/2019).

Apel dilaksanakan di Mapolres Rembang dipimpinan langsung Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Komandan Kodim 0720 Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso mengatakan pihaknya siap melaksankan pengamanan Pemilu serentak 17 April 2019 di Kabupaten Rembang.

“Hari ini pergeseran petugas ke TPS. Kita siap amankan semuanya termasuk kemarin dan hari ini pengamanan droping logistik Pemilu dari PPK ke PPS. Petugas di Polsek, kami libatkan untuk pengamanan. Kapolsek bertanggung jawab terhadap keamanan distribusi di wilayahnya masing masing, termasuk nanti pengamanan di TPS,” ucapnya.

Lebih Lanjut Kapolres AKPB Pungky menegasakan, untuk pengamanan TPS, pihaknya mengerahkan 550 personel.

“Ini artinya setara dengan 85 persen kekuatan kita. Sisanya 15 persen untuk patroli dalam skala besar dan sebagai pasukan pemukul ketika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan yang nantinya dibantu anggota TNI. Juga tambahan 25 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Brimob dan 25 personel dari Polda Jateng,” imbuhnya.

Kapolres mengatakan, hingga saat ini pengaman terkait persiapan Pemilu di Kabupaten Rembang berjalan lancar.

Kapolres juga mengimbau seluruh personel pengamanan TPS untuk senantiasa menjalin koordinasi dengan pihak-pihak terkait maupun dengan para tokoh yang tinggal di wilayah TPS.

Bupati Rembang Abdul Hafidz yang turut hadir dalam apel pergeseran pasukan mengatakan, kunci sukses dalam pengaman Pemilu yang terpenting adalah koordinasi yang baik dari petugas baik dari anggota Linmas, TNI dan Polri.

“Sehingga kalau ada persoalan di lapangan bisa terselesaiakan dengan baik. Terkait kesiapan Pemilu, segala persiapan sudah dilakukan dengan baik. Pada intinya sudah siap, tinggal pelaksanaannya saja,” ucap Bupati Hafidz.

Sementara itu, Komandan Kodim 0720 Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto mengatakan pihaknya sudah menyiagakan anggota Kodim sebanyak 261 personel. Perinciannya, 161 personel bertugas di lapangann dan 100 personel lainnya, disiagakan di Makodim untuk sewaktu-waktu bisa digerakkan atas permintaan Polres.

“Terkait Back up Kopassus itu merupakan ranah Panglima TNI dalam hal ini Pangdam. Itu (Kopassus) hanya nanti ketika terjadi eskalasi konflik yang tinggi dan Kodim tidak mampu menangani maka kami laporkan ke Kodam melalui Korem. Jadi tidak stand by di Makodim. Kami hanya menyiagkan sekitar 450an anggota Kodim yang siap digerakkan atas permintaan Polres,” terangnya. (Tarom/Zen)

Facebook Comments