Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Aliansi Masyarakat Tolak PLTA Subulussalam Galang Petisi Penolakan

SUBULUSSALAM, ACEH, CAKRAWALA.CO – Puluhan pemuda yang menamakan diri “Aliansi Masyarakat Tolak PLTA” gelar aksi penggalangan tanda tangan petisi, menolak rencana Konsorsium PT Adien-Hyundai yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di wilayah Sungai Lae Souraya, yang menjadi bagian dari Hutan Lindung dan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

Para pemuda ini berkeliling di Desa Gelombang, Kecamatan Sultan Daulat sembari membawa spanduk penolakan rencana pembangunan PLTA tersebut, dan membagikan selebaran yang berisi potensi resiko dampak bila PLTA ini nanti jadi dibangun.

Koordinator Aksi Ari Syahputra mengatakan, aksi penolakan PLTA dan rencana pembangunan bendungan raksasa untuk pembangkit listrik ini mereka laukan karena rencana ini berpotensi besar merusak hutan lindung dan areal KEL.

“Ini sebenarnya ini tanggungjawab semua pihak untuk menolaknya, bukan hanya berpotensi merusak alam tapi juga berisiko besar membuat bencana, karena kita tahu wilayah kita ini masuk ke daerah cincin api, atau wilayah yang rawan gempa sesuai dengan peta ring of fire dari BMKG” kata Ari.

Menurutnya, pihaknya akan terus menyuarakan penolakan serta mensosialisasikan kepada masyarakat terkait potensi dampak, baik dampak ke lingkungan, sosial, ekonomi, mau pun potensi bencana bila pembangunan PLTA ini tetap dilanjutkan.

“Kita akan menggelar aksi juga di ibu kota Subulussalam,” ungkapnya menjelaskan rencana kelanjutan aksi mereka.

Sebelumnya, PT Adein dan Hyundai Engginering berencana membangun PLTA di wilayah Gampong Pasir Belo, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, konsorsium dari beberapa perusahaan ini telah memaparkan rencana itu di hadapan pemerintah daerah setempat yang berlangsung di Aula LPSE Kota Subulussalam.

Rencananya PLTA ini akan memiliki kapasitas 126 megawatt (MW), dengan nilai investasi mencapai Rp 6 triliun lebih. (Ruslan Limbong)

Facebook Comments
%d bloggers like this: