Cakrawala News
Portal Berita Online

Ali Yasin Tarik Diri dari Panpel STQ Nasional 2021

0 234
idul Fitri Cakrawala

TERNATE-CAKRAWALA.CO- Insiden mengamuknya Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara, Al Yasin Ali di acara pelantikan pejabat eselon II lingkup Pemprov Malut, Senin (16/3) kemarin berbuntut pada terancamnya penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat nasional di Sofifi tahun 2021 mendatang.

Saat dikonfirmasi Cakrawala.co,melalui sambungan telepon Selasa, (17/3/2020) . Yasin Ali menyatakan, ia memilih keluar dari panitia penyelenggaraan STQ ke-26 tingkat nasional yang digelar di Sofifi karena tidak harmonis lagi dengan Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba(AGK).

Ali Yasin yang juga merupakan ketua kordinator penyediaan infrastruktur STQ Malut secara tegas mengatakan,keluar dari panitia penyelenggara kegiatan dengan cara tidak memantau lagi proyek pembangunan infrastruktur hunian bagi kafilah-kafilah dari 33 provinsi yang bakal datang ke sofifi.

” Beliau kan tidak mau mendengarkan saya jadi percuma saja ,saya bekerja ini kan untuk beliau juga untuk nama baik gubernur tapi kalau begini yah saya keluar saja,” kesal Yasin.

Ia menegaskan, ditunjuknya Malut menjadi tuan rumah STQ tidak terlepas juga darinya yang berusaha melakukan lobi kegiatan ke kementerian agama dan Sekertaris Jenderal Bimas Islam. Bahkan keseriusan Malut dalam mensukseskan STQ itu dilakukan Wagub dengan mengundang Kepala Kantor Perwakilan (Kakanwil) Kemenag memantau langsung kesiapan Pemprov dalam upaya pembangunan infrastruktur di Sofifi.

” Dengan segala kondisi yang ada kita terus meyakinkan mereka dapat membangun 400 unit rumah nginap bagi khafilah -khafilah dan penginapan untuk dewan hakim di sofifi,” katanya.

Bila kordinasi gubernur ke dirinya tak lagi evektif,kata Ali Yasin, maka sebaiknya ia harus mundur dan meminta gubernur melakukan tugasnya sendiri untuk mensukseskan perhelatan akbar tersebut.

” Terserah gubernur mau buat apa. Kalau tidak yah di pindahkan ke ternate saja karena fasilitas penunjang di Sofifi tidak memadai.

Kekecewaan Ali Yasin terhadap Abdul Gani Kasuba dikarenakan dirinya (Ali) merasa tak lagi diberikan kewenangan dan porsi menentukan jatah jabatan satu dari 11 pejabat eselon 2 yang dilantik oleh Gubernur. ***(IVN/ID).

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: