Cakrawala News
Portal Berita Online

Alberto : Terima Kasih Pak Kapolsek Sudah Jaga Asrama Kami

0 338
idul Fitri Cakrawala

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Pasca kematian warga Sulawesi barat di tanah Papua akibat di tuduh telah menabrak seekor babi dan warga Dogiyai Papua beberapa waktu lalu. Kompol Jamal Fatur Rakhman SIK memerintahkan bhabinkamtibmas tingkatkan patroli wilayah yang banyak warga Papua di kecamatan Panakukang.

Jamal mengatakan terkait masalah Dogiyai, kasus kecelakaan yang berakhir dengan amuk massa yang mengakibatkan meningglnya sopir truk, Yus Yunus asal Sulawesi Barat ini, akan memerintahkan seluruh personel Polsek Panakukang untuk tingkatkan patroli wilayah.

“kita (Polsek Panakukang) meningkatkan patroli wilayah khususnya di wilayah yang banyak warga Papua. Antisipasi ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang berimbas dari Papua.” Ucap Perwira Berpangkat Satu Bunga Melati.

Selain itu, Kapolsek Panakukang meminta seluruh masyarakat Papua yang ada di wilayah Panakukang tetap tenang dan santai karena pihak dari Polsek Panakukang akan terus berpatroli agar tercipta suasana khamtibmas.

Di lain tempat, Alberto warga Papua yang ada diwilayah kecamatan Panakukang yang merasa aman karena pihak Polsek Panakukang rutin berpatroli di wilayahnya mengunjungi Polsek Panakukang untuk berterima kasih.

Kapolsek Panakukang Kompol Jamal Fatur Rakhman saat menemui Alberto Dkk saat mendatangi Polsek Panakukang, Selasa (03/03/2020)

“Saya datang kesini (Polsek Panakukang) pak mau berterima kasih. Saya mewakili warga di asrama Papua merasa aman setelah tiap hari pihak kepolisian terus berpatroli.” Ungkap Alberto. Selasa (03/03/2020)

Pasca kejadian di Papua, Alberto bersama rekannya yang sedang mencari ilmu di kota Makassar sebelumnya merasa tidak nyaman karena seorang warga dari Sulawesi Barat tewas setelah di amuk massa yang diduga telah menabrak warga papua.

selain itu dikutip dari kompas.com Bupati Dogiyai juga menegaskan, tewasnya Yunus tidak ada hubungannya antara orang Dogiyai dengan orang Polewali Mandar atau masalah antara orang Papua dan orang non-Papua.

Masalah ini murni kecelakaan lalu lintas dan kriminal.

“Karena itu dimohon untuk tidak mengaitkan masalah kecelakaan lalu lintas dan kriminal ini dengan masalah politik, rasisme, agama, suku, kepulauan, dan lainnya,” katanya.

Pemkab Dogiyai mempercayakan pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap masalah ini.

Yakobus juga memohon kepada semua pihak, terutama pihak korban dan pelaku untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi balas dendam atas permasalahan ini.(Rez/Ril)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: