Cakrawala News
Portal Berita Online

Aktor Legendaris Slamet Rahardjo Mengkritik Lemahnya Peran Negara dalam Kebijakan Kebudayaan

0 234

BANDUNG, CAKRAWALA.CO.ID – Negara sudah seharusnya menempatkan kebudayaan sebagai bidang strategis  sebagai pertahanan negara , terutama dalam menghadapi dampak dari disrupsi teknologi dengan hadirnya serbuan konten media sosial dari budaya negara lain. Itulah initisari pandangan aktor dan sutradara legendaris Slamet Rahardjo, dalam acara webinar yang diselenggarakan Prodi Film dan Televisi FISIP Widyatama, Selasa kemarin (13/7) yang mengangkat tema “Kompetensi Lulusan Unggul dan Adaptif pada Industri Film, TV dan Media Baru”.

Aktor dan sutradara yang pernah meraih sederet penghargaan film tersebut menyoroti lemahnya peranan negara sebagai pembuat kebijakan dalam membangun kebijakan kebudayaan negara. Padahal menurut Slamet Rahardjo,  kebudayaan seharusnya menjadi bidang strategis, sebagai alat pertahanan negara. Lebih lanjut, Slamet   Rahardjo mengatakan, lemahnya peranan negara tersebut dapat dilihat dari penempatan bidang kebudayaan pada komisi 10 DPR, bukan di komisi satu. “Itu menandakan kebudayaan hanya dipandang sebagai industri semata”, demikian ujar Slamet Rahardjo.

Pria kelahiran Serang Tahun 1949 tersebut mengilustrasikan Korea Selatan sebagai negara yang menempatkan kebudayaan sebagai bidang strategis negara, dengan membangun berbagai fasilitas dan kemudahan bagi insan film di Korea Selatan untuk berkerasi. Karena itulah menurut Slamet Rahardjo, budaya musik K-Pop  dan Drama Korea (Drakor) bisa mendunia sebagaimana juga dirasakan pengaruhnya di Indonesia.

ads harlah pkb

Lebih lanjut, peraih sejumlah Piala Citra FFI ini mengemukakan harapannya, ke depan, negara dalam hal ini penyelenggara pemerintahan dan dewan perwakilan rakyat harus mengambil kebijakan dengan menempatkan kebudayaan sebagai bidang strategis, dengan menempatkan bidang tersebut di komisi satu DPR RI. *** Redaksi Nasional

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.