Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Aksi Unik Relawan,Bersama Pasukan Rambo PMI Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma

0 137

 

Solo Cakrawala.Co,-Beragam cara dilakukan untuk mengajak para penyintas agar mau mendonorkan Plasmanya.di Solo,Jawa Tengah.Relawan PMI,Pasukan Rambo PMI bersama sejumlah mahasiswa Politeknik Akbara Jumat (15/01/21).Menggelar Kampanye unik dengan memberikan pemahaman pentingnya donor Plasma Konvalesen kepada masyarakat.

 

 

 

Dengan membentangkan Sejumlah poster bertuliskan,diantaranya,”Gencarkan gerakan donor plasma konvalesen,” Jangan takut suntik vaksin demi kesehatan,”Selamatkan nyawa penderita covid-19 dengan donor plasma konvalesen dan lainnya.Relawan PMI Solo bersama Pasukan Rambo yang dikomandoi Kopral Kepala CCPM (Purn) Partika Subagyo Lelono atau lebih dikenal dengan Kopral Bagyo yang membawa Gergaji Mesin,serta mahasiswa Akbara berjalan longmarch dari markas PMI Solo bagian belakang menuju tengah jalan di jalan Kolonel Sutarto Jebres.Tepat di depan markas PMI Solo.

 

Ditengah jalan,mereka berkampanye mengajak para Penyintas Covid-19 agar mau melakukan donor Plasma Konvalesen.”Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang donor plasma. Kami juga mengajak masyarakat yang pernah terpapar Covid-19 agar tidak takut untuk melakukan donor plasma konvalesen,” ujar Bagyo.

Menurut relawan PMI Solo itu, donor plasma perlu digencarkan kepada masyarakat umum, karena banyak yang belum paham. Selain itu pihaknya juga mengajak masyarakat agar tidak takut untuk melakukan suntik vaksin serta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan cara 3M untuk menekan penyebaran Corona.

 

Salah satu dokter di PMI Solo, Ahmad Reza,yang ikut dalam aksi tersebut, mengatakan salah satu kendala donor darah plasma konvalesen yakni para penyintas belum terbuka, masih ada yang menutup diri dan sebagainya.

Namun, ada juga penyintas yang berniat donor tapi IgM nya masih ada. Sebelum diambil darah plasma konvalesen, pendonor dipastikan sampel darahnya, di cek titer Covid apakah masih ada IgG dan IgM atau tidak.

 

“Jadi ada beberapa masih sisa-sisa infeksi dahulu masih positif ya mungkin kami tunda dulu sepekan atau dua pekan. Ada juga yang titernya masuk tapi sampelnya keruh nah itu jd krn mgkn profilikasi pendonor naik mungkin pola makan perlu diperbaiki,” jelas Ahmad Reza.

 

Selain itu, calon pendonor juga di cek darah rutin, penyakit infeksi menular lewat darah seperti HIV maupun sipilis. Jika dinyatakan memenuhi syarat, maka bisa mendonorkan darah plasma konvalesen. PMI Solo menyatakan siap melayani 24 jam bagi penyintas Covid-19 yang ingin donor darah plasma konvalesen.

 

“Sampai saat ini yang sudah donor itu 100-an orang lebih. Tapi antara permintaan dan yang donor sukarela masih jauh. Harapannya ketika kami bisa mencukupi stok darah plasma semua golongan, orang itu tidak bingung harus cari plasma dimana, harus upload di media sosial atau mencari ke luar kota. Cukup hubungi PMI terdekat, salah satunya PMI Solo bisa langsung terpenuhi,” katanya.

 

 

Sementara itu, Kepala Markas PMI Kota Solo Agus Setyo Utomo menyampaikan, pihaknya selalu melakukan kampanye terkait plasma konvalesen, agar penyintas mau mendonorkan darahnya melalui donor plasma konvalesen.

“Ini sangat bermanfaat sekali untuk pasien-pasien Covid-19 yang masih dirawat di rumah sakit. Kami betul betul menghimbau kepada masyarakat untuk bisa mendonorkan darahnya, Terutama bagi yang sudah pernah terkena Covid-19,” kata Agus.

Agus menilai, masyarakat Solo terutama para penyintas belum memiliki kesadaran untuk mendonorkan plasma darahnya. Sehingga antara kebutuhan dengan ketersediaan darah sangat tidak sebanding.

“Sampai hari masih ada antrian 60 orang penderita. Kami bingung, siapa yang akan mendonorkan darah. Kita mencari data sampai mengerahkan relawan di semua kelurahan-kelurahan. Tapi sampai saat ini belum maksimal,” pungkasnya.(AgB)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.