Ada Wanita Lain, Seorang Security RSUD Doris Sylvanus Tega Pukuli Istrinya

PALANGKA RAYA KALTENG CAKRAWALA.CO ,- Markas Lembaga Swadaya Rakyat (LSR) LPMT Kalteng mendadak heboh karena tiba tiba saja seorang wanita pingsan ketika hendak turun dari sebuah sepeda motor, beruntung beberapa anggota LSR yang tengah piket dengan sigap berhasil menahan  tubuh wanita yang rebah tak berdaya tersebut, Rabu (11/4/2018).

Wanita tersebut langsung jatuh pingsan setelah dipapah oleh anggota LSR LPMT Kalteng dijalan Tjilik Riwut Kilometer 1,5 ,di kompleks Pasar Kahayan Kota Palangka Raya.

Adalah Erna (40) wanita tersebut baru saja menjadi korban pemukulan oleh suaminya sendiri yang bertugas sebagai securiti di RSUD Doris Slyvanus Kota Palngka Raya. Erna  adalah warga Kapuas yang baru sebulan menetap di Palangka Raya,dan tinggal di komplek Flamboyant bawah.

Kedatangannya ke Marksa LSR LMPT ia bermaksud meminta pertolongan warga sekitar setelah berhasil lolos dari cengkraman suaminya yang tiba-tiba memukulinya.

Erna mengakui  awalnya ia mendatangi sang suami Rudini yang tengah bekerja sebagai securty dirumah sakit Doris Silvanus dan meminta untuk menceraikannya karena selama 4 tahun berumah tangga dirinya sudah tidak dinafkahi lagi terutama semenjak 2 bulan terakhir ini.

“Saya kesal karena suami saya itu sama sekali tidak pernah mengirimkan uang, makanya saya coba menyusulnyake Palangka Raya,”ungkapnya Erna kepada cakrawala.co sambil suara terbata-bata.

Ia juga menyetakan bahwa telah mendengar kabar jika suaminya itu telah memiliki wanita idaman lain (WIL), sehingga ia merasa jengkel dan kesal dengan ulah suaminya tersebut.

“Namun saat saya menyampaikan permintaan cerai, suami saya malah marah marah dan mengamuk membanting handphone dan perabotan lainnya dan memukuli saya juga,”ujarnya.

Ia mengaku kepalanya  sempat dibenturkan ketembok,dan diinjak injak hingga mengalami keseleo atau patah pada bagian tulang kaki.

“Kepala saya juga sakit sekali dan pusing dan tidak ingat hingga berkali kali katanya saya pingsan, juga sempat muntah muntah,”ucapnya lirih dengan wajah tampak memar dan bengkak.

Ketua umum LSR LPMT Kalteng Agatisansyah segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dan tak lama berselang unit Reskrim Polres Palangka Raya segera datang dan korban langsung dijemput karena menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Korban segera dibawa kerumah sakit bhayangkara Palangka Raya guna menjalani visum. Kini dugaan KDRT terhada Erna yang terjadi pada tanggal 11 April 2018  sudah ditangani oleh Polres Palangka Raya, sementara suami korban juga kini sedang di cari oleh pihak Kepolisian.***AMI

 

Facebook Comments