Cakrawala News
Portal Berita Online

Ada Wacana Pilkades Serentak Digelar Pada Bulan Oktober 2020

0 95

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Sudah dua kali Komisi A DPRD Sidoarjo menggelar hearing dengan OPD terkait membahas rencana digelarnya Pilkades Serentak tahun 2020. Namun hearing itu belum memutuskan kapan Pilkades Serentak ini digelar.

Memang muncul wacana Pilkades Serentak direncanakan digelar pada Oktober 2020. Itu dengan pertimbangan perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD bisa digedok pada September 2020.

“Setelah PAK digedok tanggal 30 September. Kemudian evaluasi Gubernur maksimal paling nggak dua minggu. Pertanyaannya, apa dalam waktu satu bulan PMD bisa menyiapkan Pilkades?,” pungkas Sekretaris Komisi A, Warih Andono.

Sementara, kata Warih, ada penambahan tempat pemungutan suara (TPS) dan rekrutmen tambahan panitia pilkades. “Butuh persiapan untuk bentuk panitia (tambahan),” tutur politikus Partai Golkar ini.

ads bukopin

Digedoknya Perubahan APBD itu terkait agenda Pilkades Serentak 2020 yang membutuhkan anggaran tambahan, karena digelar di tengah Pandemi Covid-19 sehingga pelaksanaannya harus menerapkan protokol kesehatan.

Dana tambahan karena harus menambah tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencegah kerumunan massa. Selain itu dibutuhkan penyediaan masker dan hand sanitizer saat coblosan berlangsung.

Diketahui, Pilkades Serentak di Sidoarjo tertunda akibat pandemi Covid-19. Semula pilkades yang bakal digelar serentak di 174 desa ini dijadwalkan pada 19 April 2020 lalu. Kini ratusan desa yang bakal menggelar pilkades itu dipimpin oleh penjabat (Pj) Kades yang mayoritas merupakan PNS dari kecamatan setempat. 

Sementara itu Tokoh Masyarakat Kecamatan Jabon, Zainudin Fananai memohon kepada, DPR, PMD, Pemkab, dan Polresta sebagai pihak keamanan agar segera dilaksanakan Pilkades 2020.

“Kalo memang PAK sudah selesai tolong dilaksanakan Pilkades Serentak. Jika Pilkades diundur terus akan merugikan bagi para calon. Karena para calon tentunya sudah membengkak ongkos biaya politik seperti moment menjamu tamu atau melek’an sudah barang wajib tidak bisa dihindari,” Ungkap Aba Caem panggilan akrab Calon Kades Desa Kedungcangkring, kepada cakrawala.co.

Di Desa Kedungcangkring sendiri ada hak pilih sebanayak 3047, diperkirakan akan ada 5 sampai 7 TPS. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.