Cakrawala News
Portal Berita Online

73 Pelajar Dan 10 anarko yang Akan Ikut Demo Mahasiswa Tolak UU Omnibus Law di Solo Diamankan Polisi

0 14

 

SOLO CAKRAWALA.CO,-Sedikitnya 73 pelajar dan 10 anarko yang diduga ingin ikut dalam demonstrasi menolak omnibus law Undang-undang Cipta Kerja di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10/20).Diamankan aparat kepolisian Polresta Solo.Para pelajar yang diamankan tersebut, berada di sekitar lokasi demo, yaitu berada di Kantor Pos Surakarta dan Benteng Vastenburg.

 

 

Penangkapan sebanyak 73 pelajar dan 10 anarko yang diduga hendak menyusup ke aksi unjuk rasa damai yang dilakukan tiga kelompok yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).dilakukan untuk mengantisipasi adanya massa gelap dalam unjuk rasa tersebut.

 

ads bukopin

Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan,”pengamanan ini dilakukan agar aksi demo tetap berjalan kondusif. Puluhan pelajar yang ditangkap masih duduk di kelas 1 dan kelas 2 sekolah menengah atas (SMA).Karena sudah ada himbauan kepala dinas provinsi maupun kota Solo untuk meminta pelajar untuk tidak ikut aksi penolakan Omnibus law” kata Ade Safri Simanjuntak di sela-sela mengamankan aksi damai di depan Balaikota Solo.Senin(12/10/20) sore.

Selain itu, koordinasi dengan korlap aksi, mereka tak ingin demo ditumpangi pihak lain.”Kita sudah melakukan koordinasi dengan korlap massa sore in,” ucap dia. “Selain yang tergabung dalam IMM, HMP, dan KAMMI, mereka tidak mengizinkan kelompok lain bergabung dalam aksi,hal ini dilakukan untuk mencegah aksi demo pada sore hari ini tidak ada kelompok lain yang membuat provokasi,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan,kami sudah berkomitmen dengan rekan-rekan aksi untuk bersama-sama menjaga aksi unjuk rasa berjalan damai dan aman,dan tidak ada penumpang gelap yang membuat aksi ini mengganggu kamtibmas.

Pengamanan maksimal memang disiapkan jajaran kepolisian, sebanyak 750 personel disiagakan untuk mengamankan aksi tersebut.

Ratusan personel itu gabungan dari TNI-Polri mulai Polresta Surakarta, di backup Dit samapta Polda Jateng, Sat Brimobda Jateng, Polres Soloraya, Korem 074/Warastratama dan jajaran Kodim eks Karesidenan Surakarta. Jadi disiapkan personel gabungan yang mengamankan lokasi. Sesuai dengan agenda awal yakni aksi damai, kami memang ingin aksi unjuk rasa berjalan aman dan kondusif,” ,”tambahnya.(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.