Cakrawala News
Portal Berita Online

6 Langkah Bebas Finansial

0 354

Cakrawala.co,- Banyak orang mengatakan, merdeka finansial bermula dari pikiran. Jika ingin mewujudkan kesuksesan finansial, putuskan dulu apa yang kamu inginkan, lalu yakin pada diri sendiri.

Meski begitu, mewujudkan merdeka finansial tak semudah seperti yang disebutkan. Pasalnya, setiap orang memiliki penghasilan dan pengeluaran berbeda-beda, tapi seringkali tak berjalan seimbang.

Pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan, membuat keuangan jadi tidak sehat. Bahkan, hingga saat ini, masih banyak orang belum mencapai keuangan yang merdeka.

ads bukopin

Lalu, bagaimana sih caranya mewujudkan merdeka finansial? Yuk, ketahui enam cara mudahnya di sini:

1. Tentukan Tujuan Hidup

tentukan tujuan hidup
Kamu harus tentukan tujuan hidup (Shutterstock)

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk mewujudkan merdeka finansial ialah tentukan tujuan hidup yang spesifik.

Untuk mencapainya, kamu harus mencatat berapa dana yang harus dimiliki dalam rekening, bagaimana gaya hidup yang harus dijalani untuk mencapainya, dan pada usia berapa dana tersebut harus terkumpul.

Dengan tujuan yang lebih spesifik, makamerdeka finansial lebih mudah tercapai.

2. Membuat Budget

membuat budget
Langkah kedua, membuat budget (Shutterstock)

Langkah merdeka finansial lainnya, pastikan membuat budget pengeluaran bulanan dan usahakan untuk selalu menepatinya.

Ini akan membuat kamu mudah memprediksi jumlah tabungan yang dimiliki dan menghindari gaya hidup boros.

3. Buat Tabungan Berjangka

buat tabungan berjangka
Agar konsisten, harus membuat tabungan berjangka (Shutterstock)

Tabungan berjangka memaksa kita untuk menabung. Itu bisa membuatmu memanfaatkannya sebagai dana masa depan.

Melalui fasilitas auto debit, secara otomatis uang kamu di rekening utama akan dipindahkan ke rekening tabungan berjangka dengan jumlah dan tanggal yang sudah disepakati.

Kalau kamu memutuskan tidak menabung, dan dana dicairkan sebelum jatuh tempo, maka akan dikenakan denda atau penalti.

Sehingga di saat kamu sudah tak produktif lagi, kamu masih memiliki dana yang tersimpan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

4. Berinvestasi

berivestasi
Mengalokasikan uangmu untuk berivestasi (Shutterstock)

Kamu harus memulai berinvestasi saat masih memiliki active income. Pasalnya, dengan berinvestasi baik di pasar saham, reksadana, logam mulia, hingga properti, dapat menambah kekayaanmu.

Tapi, sebelum melakukannya, kamu harus ingat bahwa setiap investasi memiliki risiko.

Karena itu, kamu harus memelajarinya terlebih dahulu, dan pilihlah jenis investasi yang dijamin Badan Pengawas Keuangan serta investasi yang minim risiko.

5. Tak Pakai Kartu Kredit

tak pakai kartu kredit
Tak lagi memakai kartu kredit ya! (Shutterstock)

Kartu kredit membuat seseorang terjebak dalam kebiasaan meminjam uang yang buruk. Karena itu, agar tak terjebak dalam lingkaran utang, sebaiknya tidak tergoda memakai kartu kredit.

Namun, jika kamu sudah memakai kartu kredit, maka usahakanlah selalu melunasi tagihan. Dengan begitu, pengeluaran bulananmu tak akan terbebani tagihan kartu kredit.

6. Proteksi Diri dengan Asuransi

proteksi diri dengan asuransi
Memproteksi diri dengan asuransi (Shutterstock)

Elemen investasi paling berharga yang kamu tanam selama ini tentu saja kesehatan.

Karena itu, kamu harus memerhatikan betul kesehatanmu. Jangan sampai uang yang kamu tabung habis begitu saja untuk membayar sakit yang diderita.

Salah satu langkah investasi kesehatan ialah memproteksi diri dengan asuransi, baik asuransi kesehatan hingga asuransi jiwa.

Mengapa asuransi penting? Asuransi dapat memberikan keamanan finansial untuk seluruh anggota keluarga, sebab dapat mengurangi risiko yang berkaitan dengan perekonomian.

Asuransi sangat penting jika sewaktu-waktu kejadian buruk menimpamu dan keluarga.

Misalnya, asuransi kesehatan, untuk meng-cover segala biaya pengobatan yang harus dikeluarkan ketika hal itu terjadi.

Bahkan, ketika pemilik asuransi yang juga berperan sebagai pencari nafkah mendapatkan penyakit berat dan menyebabkan dirinya tidak mampu lagi bekerja untuk menghidupi keluarga, asuransi akan membantu mengatasi keuangan keluarga yang berubah drastis ketika hal-hal tersebut terjadi.

Jika kepala keluarga sakit keras ataupun sampai menyebabkan kematian, siapakah yang akan membiayai kebutuhan keluarga dan masalah finansial lainnya?

Nah, jika kamu memiliki asuransi jiwa tentunya tidak perlu khawatir. Pasalnya, asuransi jiwa akan mengatasi semua masalah finansial ketika sumber penghasilan utama keluarga meninggal dunia.

Asuransi jiwa berfungsi sebagai pelindung atas risiko finansial karena kematian si pencari nafkah, menanggung kebutuhan keluarga, biaya sekolah anak sampai mandiri hingga membantu orangtua.

Itulah enam cara yang bisa kamu lakukan untuk merdeka finansial. Semoga informasi tadi bermanfaat dan bisa menginspirasimu untuk segera merdeka finansial! (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.