566 Warga Binaan Ternate Dapat Remisi di HUT RI ke-74

TERNATE,CAKRAWALA.CO- Sebanyak 566 Warga Binaan Rumah Tahanan  Negara  kelas II B Ternate ,Provinsi Maluku Utara mendapat remisi di Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 tahun 2019,Sabtu (17/8/2019).

Pemberian remisi tersebut berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: PAS-984.PK.01.01.02 tahun 2019, tentang  Pemberian Remisi Umum (RU) tahun 2019.

Keputusan Kementerian Hukum dan HAM ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 2019 itu, ditanda tangani langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Direktur Jenderal Pemasyarakatan,Sry Puguh Budi Utami.

Pemberian remisi dilakukan usai pelaksanaan upacara HUT RI di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Ternate. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Wakil Gubernur Maluku Utara, M. Al Yasin Ali.

Dalam sambutannya, M Al Yasin Ali membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona H. Laoly, bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2012 dan Kepuutusan Presiden RI Nomor 174 tahun 1999 tentang remisi warga binaan pemasyarakatan akan diberikan remisi (pengurangan pidana).

“Remisi diberikan bagi narapidana dan anak yang untuk sementar harus menjalani pidana di LP atau LPKA maupun Rutan,” kata Yasin.

Pemberian remisi kata Wagub,seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan pemasyarakatan, tetapi lebih dari itu. Remisi merupakan apresiasi negara terhadap warga binaan pemasyarakatan yang berhasil menunjukan perubahan prilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan ketrampilan untuk dapat hidup mandiri.

“Dengan pemberian remisi ini, diharapkan seluruh warga binaan pemasyarakatan agar selalu patuh dan taat pada hukum/norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab baik pada Tuhan maupun sesama manusia,” ungkap Yasin.

Wagub mengatakan, kondisi Lapas/Rutan saat ini kelebihan penghuni diatas 100 persen menjadi sumber segala permasalahan, bahkan terkadang menjadi alasan pembenaran terhadap terjadinya penyimpangan di Lapas/Rutan.

“Masih banyak yang kita dengar adanya dugaan pengendalian dan peredaran narkoba, penyalagunaan ponsel dan pungutan liar yang terjadi di Lapas/rutan, semuanya berakar pada masalah kelebihan penghuni,” akui Yasin.

Ia berpesan seluruh jajaran lembaga pemasyarakatan agar jadikan mementum HUT RI tahun 2019 ini untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu, memberikan kepastian hukum, integritas dan  profesional.

“Kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan remisi, khususnya yang bebas hari ini, saya ucapkan selamat dan tetap berupaya meningkatkan keimanan pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Yasin.

Selain memberikan remisi , Wagub memberikan penghargaan dan penyematan Satyalancana Karya Satya kepada pegawai dijajaran Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku Utara.***(IL/IVN)

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: