Cakrawala News
Portal Berita Online

54 Tahun Tenang, Gunung Agung Kini Berstatus Waspada

31

BALI, CAKRAWALA.CO – Terhitung meletus tahun 1963, Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali kembali meningkat. Sejak pukul 14.00 WITA, Kamis (14/9/2017), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status aktivitas Gunung Agung menjadi Waspada.

Dengan status Waspada itu, masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 3 KM dari kawah puncak gunung. “Sebab, sewaktu-waktu bisa terjadi peningkatan aktivitas vulkanologi yang bisa membahayakan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, Dewa Made Indra, di Denpasar, Kamis (14/9/2017) seperti dikutip bali.tribunnewscom.

Menurut Dewa Indra, peningkatan status aktivitas Gunung Agung itu berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental, serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya.

ads bukopin

Dijelaskannya, Pos Pantau PVMBG yang berada di Desa Rendang terus memonitor aktivitas Gunung Agung. Pos Pantau PVMBG di Kintamani (Bangli) memonitor tetangga Gunung Agung, yakni Gunung Batur.

Ketua Pos Pemantauan Gunung Agung, I Dewa Made Mertayasa mengatakan, sejauh ini belum ada tanda-tanda peningkatan aktivitas vulkanik dan seismik yang mengarah ke status yang lebih tinggi dari waspada, yakni status Siaga dan status Awas.

Hasil rekam alat seismograf, kata Mertayasa, mencatat ada peningkatan gempa bagian kawah. Dalam sehari biasanya cuma 2-5 kali gempa, namun sejak tiga hari terakhir meningkat menjadi 6 hingga 7 kali gempa.

Saat mengalami erupsi yang bersifat eksplosif pada tahun 1963, Gunung Agung mengakibatkan 1.148 orang tewas, dan 296 orang luka. (Zen)

Comments are closed.