Cakrawala News
Portal Berita Online

53 Desa Menerima DAK Sanitasi dan Air Minum

0 192

BANYUMAS. JAWATENGAH. CAKRAWALA.CO – Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar yabg merata dan memadai sebagai daya ungkit pembangunan, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Dinperkim) Banyumas berkomitmrn mewujudkan dalam program Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 bidang sanitasi dan air minum. Jumlah anggaran tersebut mencapai total Rp 19.2 miliar dengan jumlah 53 desa penerima.

Kepala Dinperkim Banyumas Kresnawan Wahyu Kristoyo mengatakan, untuk kegiatan DAK sanitasi anggaran Rp 9,9 miliar untuk 1.497 tangki septik di 29 desa. Sedangkan kegiatan DAK air minum dengan 1.891 sambungan rumah di 24 desa, anggaran mencapai Rp 9,3 miliar.

“Di tahun 2020 lalu, jumlah tangki septik mencapai 3.125 unit di 55 desa serta 6 IPAL Komunal total anggaran Rp 18,6 miliar. Sementara DAK air minum untuk pembangunan sarana air bersih sebanyak 20 unit di 55 lokasi desa total anggaran Rp 6,2 miliar. Dengan data tersebut menjadi satu bukti keselarasan misi Bupati, renstra dan program dinas yang bertujuan meningkatnya lingkungan perumahan dan pemukiman yang layak huni,” jelas Kresnawan dalam kegiatan pembinaan dan penyerahan kontrak/SPMK Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)/Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) DAK Sanitasi dan Air Minum tahun 2021 di Pendopo Si Panji, Rabu (24/2).

Lebih lanjut Kresnawan mengatakan, DAK Sanitasi akan dilaksanakan oleh KSM dengan jumlah 29 KSM. Sedangkan DAK Air Minum dilaksanakan oleh KKM yang berjumlah 24 KKM. KSM dan KKM akan merencanakan dan melaksanakan program DAK tersebut.

“Kami juga ada kegiatan lain yaitu hibah air kimbah setemoat sebanyak 997 unit tangki septik di 18 desa di 13 kecamatan total anggaran Rp 6,6 miliar Dan Pamsimas dari reguler di 12 desa dan Hibah Insentif Desa (HID) di 18 desa total anggaran Rp 7,3 miliar. Kami berharap meningkatnya lingkungan pemukiman yang tertata dan jumlah rumah sehat sesuai standar,” pungkasnya. (Agus Munandar/cakrawala.co)

Leave A Reply

Your email address will not be published.