Cakrawala News
Portal Berita Online

Ratusan Sopir Dump Truck Demo DPRD Magetan

164

MAGETAN JAWA TIMUR, CAKRAWALA.CO – Ratusan sopir dumptruck berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Magetan. Mereka meminta mediasi anggota dewan untuk membuka jalan yang ditutup warga.

Unjuk rasa yang dilakukan sekitar 300 sopir dumptruck pengangkut material untuk pembangunan jalan tol Ngawi-Kertosono, dipicu oleh ditutupnya akses jalan ke jalur tol oleh warga. “Kami meminta agar jalur yang selama sepekan terakhir ditutup, bisa kembali dibuka,” kata Rudi Setiawan, salah seorang koordinator aksi unjuk rasa, Senin (11/9/2017).

Ditutupnya jalan yang digunakan untuk mengangkut material urugan tol, dipicu oleh over tonase truk, sopir yang sering ugal ugalan mengemudikan truk, kerusakan jalan, serta debu yang ditimbulkan oleh truk. Sebanyak 5 titik jalan yang ditutup oleh warga meliputi jalan desa Kembangan Kecamatan Sukomoro, jalan Temboro Kecamatan Karas, jalan desa Karas Kecamatan Karas, jalan Desa Tanjung Sepreh Kecamatan Maospati, dan jalan Desa Winong Kecamatan Maospati Magetan.

Dalam unjuk rasa, perwakilan sopir diterima oleh anggota dewan untuk mendengarkan keluh kesah mereka. “Dalam 3 hari ke depan, kami bersama dengan Pemda Magetan beserta Polres Magetan, serta pihak-pihak terkait, bisa mencari solusi terbaik. Mengingat para sopir juga melaksanakan kegiatan ekonomi,” kata Ketua DPRD Magetan, Joko Suyono.

Akibat unjuk rasa ini, jalur di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan ditutup. Sementara ratusan dumptruck yang dikemudikan para sopir, diparkir di Stadion Mageti karena dilarang untuk dibawa dalam unjuk rasa di depan Gedung DPRD.

“Kami para sopir yakin, mediasi ini Alan berhasil sehingga jalan bisa kembali dibuka mengingat kami semua melakukan kegiatan ekonomi,” kata Rudi. (Faiq Sani/Zen)

Comments are closed.