Cakrawala News
Portal Berita Online

Pemprov Malut Surati Dirjen Minerba Soal Pelanggaran Amazing Tabara  

0 48

TERNATE,CAKRAWALA.CO-Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) telah mengeluarkan surat penyampaian laporan dan tindaklanjut rekomendasi temuan DPRD tentang pelanggaran perusahaan PT Amazing Tabara di Pulau Obi kepada Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia di Jakarta,Sabtu 12 Februari 2022.

Surat laporan bernomor 540/318/SETDA itu dilayangkan Pemprov Malut kepada Diretur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) yang ditandatangani langsung Sekertaris Daerah, Syamsudin Abdul Kader belum lama ini.

Dalam isi laporannya, Pemprov Malut meminta Dirjen Minerba dapat mengevaluasi dan menindaklanjuti rekomendasi Komisi III DPRD Malut atas sejumlah temuan pelanggaran operasi perusahaan tambang emas PT Amazing Tabara di Pulau Obi,Kabupaten Halmahera Selatan.

Satu dari sembilan poin dalam surat tersebut menerangkan bahwa sesuai kordinat pada SK IUP operasional PT Amazing Tabara setelah diplot dengan sistem Geographic Information System (GIS) dan citra satelit terbaru oleh Dinas ESDM, ditemukan pemetaan perusahaan tidak sesuai dengan fakta lapangan bahkan wilayah produksinya  masuk dalam pemukiman dan areal perkebunan masyarakat di tiga desa diantaranya Desa Sambiki,Anggai dan Air Mangga.

Berdasarsarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan Minerba dan Batubara sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 3 tahun 2020,pasal 135 dan 136 menjelaskan:

1. Pemegang IUP eksplorasi dan IUPK hanya dapat melaksanakan kegiatannya setelah mendapat persetujuan dari pemegang hak atas tanah.

2. pemegang IUP  dan IUPK  sebelum melakukan kegiatan operasi produksi wajib menyelesaikan hak atas tanah dengan pemegang hak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Masalah lainnya PT Amazing Tabara dilaporkan menunggak iuran pajak sebagaimana disampaikan melalui surat Direktur Pembinaan Mineral dan Batubara kepada direksi/pengurus PT Amazing Tabara Nomor: B-21409/MB 06/DBN.PW/2021 tanggal 30 Desember 2021 lalu.

Perihal penetapan tagihan pertama, PT Amazing Tabara  masih memiliki tunggakan pembayaran iuran tetap periode tahun 2021 senilai Rp 346.332.000.00.

Selain itu dalam sistem informasi Pengelolaan Piutang PNBP Minerba (SIPP) Ditjen Minerba KESDM RI tercatat PT Amazing Tabara dengan tahun penagihan 2007 masih memiliki tunggakan PNBB senilai U$D 44.923,65

Atas temuan itu Dinas ESDM bergerak dengan menyurati kejaksaan tinggi malut untuk turut melakukan penagihan terhadap perusaahan yang belum melunasi iuran dengan konsekuensi hukum.

Terpisah, perwakilan warga tiga desa di Pulau Obi korban investasi perusahaan tambang PT Amazing Tabara pada pekan kemarin menemui Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba. Meraka menyampaikan keluh-kesah tentang hadirnya perusahaan di desa mereka.

Medengar keluhan warga, gubernur geram ketika mengetahui perusahaan mencaplok pemukiman warga, terlebih lahan komuditas pertanian.

“Harta  nenek-moyang itu tidak bisa di rusaki perusahaan , saya ini hidup dan dibesarkan dari komuditas hasil kelapa. tidak bisa itu,” tegas AGK ke perwakilan warga obi.

Ia berjanji akan konsultasi ke Kementerian ESDM untuk menyelesaikan beberapa masalah IUP di Malut serta mengevaluasi perusahaan PT Amazing Tabara.(*)

 

 

 

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.