Cakrawala News
Portal Berita Online

24 Rumah di Madiun Roboh Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

0 710

MADIUN, CAKRAWALA.CO – Sedikitnya 24 rumah warga di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun rusak sedang jingga parah, setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras, Minggu (17/10/2021) sore. Bahkan beberapa pohon tumbang dan tanah longsor di beberapa titik lokasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Mohammad Zahrowi menyebut, sedikitnya 20 rumah rusak sedang dan 4 rumah rusak parah. Beberapa akses jalan tertutup material longsor dan pohon tumbang dan menimpa tiang listrik. Akibatnya aliran listrik  dua desa di wilayah Pilangkenceng padam.

“Angin kencang yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB hingga 16.00 WIB. Ada 4 rumah rusak parah, 20 rumah rusak sedang, 4 pohon tumbang. Kemudian satu jaringan listrik terputus di Desa Randualas Kecamatan Kare dan satu tiang listrik rusak hingga listrik padam di dua desa wilayah Pilangkenceng,” ungkap Zahrowi.

Zahrowi menyebut, rumah warga yang rusak akibat peristiwa ini terjadi di Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan, Desa Randualas dan Desa Bolo Kecamatan Kare, Desa Kresek dan Kelurahan Wungu Kecamatan  Wungu. Sedangkan pohon tumbang terjadi di Desa Tulung Kecamatan Saradan, Desa Bolo Kecamatan Kare dan Desa Bulu Kecamatan Pilangkenceng. Serta satu titik tanah longsong di Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan.

Zahrowi mengaku, pihaknya yakni Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, tengah melakukan upaya assesment berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk PLN, Perhutani, Dinas Sosial, Dinas Perkim, DPUPR, kecamatan dan desa setempat untuk langkah penanganan selanjutnya.

“Akibat peristiwa ini, selain merusak rumah, aliran listrik dan terputusnya akses jalan juga menelan satu korban jiwa, yakni seekor sapi milik salah satu warga di Desa Randualas yang mati tertimpa reruntuhan kandang hingga menyebabkan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. *(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.