Cakrawala News
Portal Berita Online

Polres Tulungagung Rampung Salurkan Bantuan Tunai Pemerintah ke PKL dan Warung

0 258

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO – Polres Tulungagung telah rampung menyalurkan bantuan uang tunai pemerintah pusat kepada 3.500 Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) terdampak pandemi Covid-19.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH, melalui Kasi Humas Polres Iptu Nenny Sasongko mengatakan, bantuan disalurkan secara bertahap selama 31 hari, terhitung mulai tanggal 21 September hingga 22 Oktober 2021.

Nenny menjelaskan, penyaluran bantuan tunai tersebut selain didistribusikan di halaman Mapolres Tulungagung saat launching yang dihadiri Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo dan Pasi Intel Kodim 0807, juga disalurkan setiap hari kerja di Halaman Masjid Al Hafidz Polres Tulungagung dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan ketat dan menjaga jarak.

“Untuk nominal yang diterima oleh masing-masing pedagang kaki lima maupun warung sama, yakni sebesar 1,2 juta. Sedangkan tim pelaksana penyaluran bantuan yaitu Sat Binmas dan Seksi Keuangan Polres Tulungagung,” jelas Nenny, Sabtu (23/10/2021).

Kegiatan penyaluran bantuan ini menindaklanjuti program Presiden dalam memperhatikan dan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Alhamdulillah bantuan telah rampung disalurkan sehingga para pedagang yang layak sebagai penerima dapat merasakan manfaatnya,” terangnya.

Penyerahan bantuan kepada masyarakat pedagang kaki lima dan warung ini sesuai mekanisme yakni penyerahan undangan ke penerima BTPKLW, scan, cetak kuitansi, penanda tanganan berita acara dan penyerahan uang tunai kemudian foto dokumentasi bagi penerima.

“Syukur Alhamdulillah, kuota penyaluran bantuan BTPKLW di Polres Tulungagung sesuai target yaitu 3.500 orang pedagang dan telah selesai penyalurannya pada hari Jum’at 22 Oktober 2021. Semoga bantuan tunai yang diberikan pemerintah melalui Polres Tulungagung bermanfaat bagi para pedagang kaki lima maupun warung,” pungkas Iptu Nenny. (NN95/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.